Kajian Sor Keres Seri-12
Rembuk Bojonegoro Harus ada Seri Berikutnya

oleh
(Narasumber berfoto bersama usai acara Rembuk Bojonegoro, Hotel Aston Bojonegoro, Selasa 27-9-2022. Foto : Syafik)

Bojonegoro, damarinfo.com – Kajian Sor Keres (KSK) selasa 27-9-2022 lain dari biasanya, kali ini tidak digelar di bawah pohon kersen (keres) tapi di Hotel Aston Bojonegoro. Kali ini acaranya adalah Rembuk Bojonegoro Part-1, temanya Bojonegoro Masa Depan, Realitas dan Harapan.

Narasumbernya pun istimewa, yakni para tokoh kelahiran Bojonegoro yang telah berkiprah secara nasional di bidangnya masing-masing. Yang paling senior adalah Prof. Muhsin, guru besar di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, berikutnya Dr. Teguh Haryono, Staf Ahli Menteri Pertahanan, juga hadir Prof. Syamsul Huda, guru besar Universitas Islam Negeri (UIN) Surabaya, Dr. Jupriyanto yang menjadi Dosen Universitas Pertahanan (Unhan). Hadir juga Prof. Widodo, Rektor Universitas Brawijaya Malang, Dr. Muhammad  Imam Nashirudin yang bekerja di Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) dan  Pakar Informasi Teknologi, Ismail Fahmi.

Baca Juga :   Prof. Syamsul Huda : Bojonegoro Berpotensi Lost Generation

Ketua KSK, Dry Subagyo dalam sambutanya mengucapkan terima kasih atas kehadiran para narasumber di sela –sela padatya kesibukan para narasumber berkenan hadir dalam acara Rembuk Bojonegoro. Mas Dry-begitu akrab disapa- juga menyampaikan terima kasih kepada para peserta yang berkenan hadir dalam acara tersebut.

“ini semua dilakukan oleh KSK sebagai bentuk kepedulian kepada Bojonegoro tercinta” Kata Pengusaha Asal Gondang ini.

Dalam acara ini juga dilaksanakan penyerahan trophi dan uang pembinaan kepada para pemenang lomba esai dengan tema “andai aku jadi bupati”. Pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bojonegoro atas nama Alfico Ihsanur HK meraih juara 1, berikutnya Nafa Rahmadiyanti pelajar dari Sekolah Menengah Negeri (SMAN) 1 Bojonegoro meraih juara 2 dan juara 3 adalah Melly Nanda Purna pelajar dari MA Al Munawar Dander Bojonegoro.

Baca Juga :   Guru Besar UII Yogyakarta, Apresiasi Kajian Sor Keres

Para Narasumber dengan antusia memaparkan padanganya tentang Bojonegoro saat ini dan juga gagasan-gagasan untuk Bojonegoro masa depan. Di penghujung diskusi Dr. Muhammad Imam Nasirudin menyampaikan paparanya lewat Zoom Meeting karena sedang berada di Jerman.

Dr. Teguh Hariyono mengatakan bahwa kegiatan Rembuk Bojonegoro ini menarik sehingga harus ada kelanjutannya untuk melakukan kajian yang lebih mendalam, sehingga dapat dilaksanakan. Harapanya dapat memberikan manfaat untuk masyarakat Bojonegoro.

“ini harus ada kelanjutanya” Kata Dr. Teguh.

Diskusi berlangsung hangat, tawa peserta tak mengurangi keseriusan pembahasan, namun diskusi harus diakhiri karena waktu sudah menunjukkan pukul 12.30. Dan para narasumber sepakat untuk meluangkan waktu jika ada Rembukan Bojonegoro lanjutan.

Penulis : Syafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *