Kades Kedaton Mengadu ke AKD Terkait Laporan Polisi, AKD Akan Laporkan Balik

oleh
oleh
Anam Warsito

Bojonegoro, damarinfo.com – Kepala Desa (Kades) Kedaton Kecamatan Kapas mengadu ke Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Bojonegoro lantaran merasa terintimidasi pasca adanya pelaporan LSM Pijar ke Polres Bojonegoro, hal itu di sebabkan banyaknya Wats App dan Telpon yang mengatasnamakan wartawan dengan pertanyaan yang di nilai menyudutkan Kades dan panitia (Ketua dan Bendahara) program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Ketua Bidang Advokasi Hukum dan HAM AKD Bojonegoro Anam Warsito mengatakan, Kepala desa dan Panitia PTSL mengadukan kejadian tersebut kepada pengurus AKD Kabupaten dan meminta pendampingan agar masalah tersebut tidak mengganggu kinerja Pemerintah Desa dan kinerja panitia program PTSL dalam menuntaskan program negara tersebut.

“Mengadu ke AKD karena merasa terintimidasi dan mengganggu keberlangsungan program PTSL,” tuturnya.

Selain itu, Anam Warsito menyampaikan klarifikasi terkait pelaporan LSM Pijar ke Kepolisian Resor Bojonegoro, jika Kades Kedaton tidak pernah meminta uang kepada panitia PTSL seperti yang dituduhkan LSM Pijar dan Kades tidak permah menggunakan uang PTSL untuk kepentingan pribadi.

Baca Juga :   Melawan Petugas, Tiga Anggota Komplotan Pencuri Kabel Telkom Ditembak

“Apa yang dilakukan oleh LSM Pijar adalah gerakan politik yang bertujuan menjatuhkan martabat dan kehormatan Kepala Desa Kedaton karena pada Pilkades yang lalu para oknum LSM Pijar adalah pendukung calon Kepala Desa Kedaton yg kalah,” tegasnya.

Lanjut Anam Warsito, Anggota LSM Pijar yang melaporkan Kades Kedaton adalah warga Desa Kedaton yang semestinya dapat meminta klarifikasi atau penjelasan langsung kepada Kades Kedaton dan panitia PTSL terhadap prasangka mereka terhadap pengelolaan dana PTSL sehingga  sangat nyata dan jelas tendensi politik yang melatari pelaporan mereka kepada pihak yang berwajib.

“Pihak Kades dan panitia PTSL menunggu iktikad baik dari LSM Pijar untuk mencabut pelaporan yang mereka buat karena hal tersebut merupakan fitnah yang tidak benar dan menyerang martabat dan kehormatan Kades dan panitia PTSL,” tandas Anam.

Baca Juga :   Didukung Polres dan Dandim Bojonegoro, At Tanwir Gelar Vaksinasi Massal

Masih menurut Anam Warsito, dalam batas waktu tertentu jika pelaporan tersebut tidak dicabut, Kades Kedaton dan Panitia PTSL akan melaporkan balik LSM Pijar yang telah menyerang martabat, kehormatan dan nama baik Kades Kedaton dan Panitia PTSL.

“Jika tidak di cabut, maka kita akan melaporkan balik karena menyerang martabat, kehormatan dan nama baik” pungkasnya.

Sarju salah satu pelapor dari LSM Pijar menyampaikan, jika pihaknya tidak akan mencabut laporanya dan siap untuk mengadu bukti.

“Kita siap di laporkan balik, karena kita memiliki bukti” pungkasnya.

Penulis : Tim Redaksi

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *