Jelajah Potensi Lamongan, dari Panen Garam hingga Buah

oleh
Bupati Lamongan Yurohnur Efensi di Desa Sedayulawas Kecamatan Brondong dengan potensi garam prisma, pada Selasa 21-September-2021.Foto/dok.Humas Pemkab Lamongan

Lamongan, damarinfo.com- Kabupaten Lamongan memiliki karakteristik geografis yang unik. Dimana sebagian wilayah bagian utaranya memiliki potensi biota laut yang melimpah, dan bagian selatan dianugerahi tanah subur yang terhampar luas.

Hal itu membuat Bupati Lamongan Yurohnur Efendi kerap melakukan jelajah potensi daerah. Dengan mengendarai motor trail, bupati bersama rombongan memulai kegiatan jelajah potensi daerah di Lamongan bagian utara.

Bupati Lamongan Yurohnur Efendi Paneni pisang klafendish Dusun Mencurek, Desa Sedayu Lawass, Kecamatan Brondong, Lamongan. Selasa 21-September-2021.Foto.dk. Humas Pemkab Lamongan

Tujuan pertama jelajah potensi daerah yakni Desa Sedayulawas Kecamatan Brondong dengan potensi garam prisma. Dengan luas lahan sau hektare, sampai dengan saat ini sudah  berproduksi sebanyak 1,1 ton. Di Kabupaten Lamongan sendiri jumlah penambak garam sejumlah 317 orang dengan luas lahan 234 hektare. Sementara produksi total sampai dengan saat ini telah mencapai 6.233 ton.

Masih di Desa Sedayulawas tepatnya di Dusun Mencurek, Bupati Yurohnur mengikuti panen budidaya pisang cavendish. Dihadapan para petani, Bupati Yes berpesan agar kualitas rasa terus ditingkatkan.”Dulu saya kesini masih tanam, sekarang sudah panen, buahnya luar biasa termasuk buah lemonnya. Saya sudah coba sendiri, pisang cavendish asal Mencurek manisnya beda, seperti madu. Saya berharap ini terus dipertahankan dan kualitasnya terus ditingkatkan supaya dapat menjalankan roda perekonomian masyarakat,” tuturnya di kebun pisang cavendish Dusun Mencurek, Desa Sedayulawas, Selasa 21-September-2021. Selain di Dusun Mencurek, pisang cavendish juga dibudidayakan oleh petani Desa Pelangwot Kecamatan Laren.

Bupati Lamongan Yurohnur melanjutkan lawatannya ke Dusun Benges Desa Sendangharjo Kecamatan Brondong, melihat budidaya buah kelengkeng, Selasa 21-September-2021.Foto/dok. Humas Pemkab Lamongan

Di Kabupaten Lamongan sendiri terdapat 67 kelompok tani pisang yang beranggotakan 6.103 orang. Luas lahan mencapai 7.014  hektare, dengan rincian 1.003 hektare lahan sawah, 5.385 ha lahan pertanian bukan sawah, dan 626 ha lahan bukan pertanian. Dari  7.014 ha tersebut, 5.966 ha lahan merupakan milik kelompok tani.

Untuk produktitivitas pisang cavendis, pada triwulan ke-I mencapai 26.443 kwintal, dengan tanaman produktif sebanyak 405.468 pohon, sedangkan yang belum menghasilkan sebanyak 90.905 pohon. Sementara di  triwulan ke-II produksi pisang mencapai 65.156 kwintal, dengan tanaman produktif menghasilkan sebanyak 469.964 pohon dan tanaman belum menghasilkan sebanyak 14.1624  pohon.

Usai memanen pisang cavendish, Bupati Yurohnur melanjutkan lawatannya ke Dusun Benges Desa Sendangharjo Kecamatan Brondong, melihat budidaya buah kelengkeng. Bupati berkesempatan memetik buah kelengkeng hasil budidaya petani setempat di lahan seluas 2000 meterpersegi, dengan jumlah tanaman 50 pohon kelengkeng.

Persinggahan terakhir Bupati Yurohnur ialah menilik gudang penggilingan padi milik H. Lukman serta menghadiri tasyakuran Paguyupan Sound System Lamongan (PSL) di Desa Banjarmadu Kecamatan Karanggeneng.

Penulis  : Sujatmiko/Sumber Humas Pemab Lamongan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *