Jamaah Haji Indonesia Tahun 1445 H/ 2024 M, saat di Arofah Lebih Nyaman

oleh -69 Dilihat
oleh
(Tenda di Arofah untuk Jamaah Haji Tahun 1445 H/2024 M, untuk kloter 4 asal Bojonegoro, 15-6-2024. Foto : Tya)

Damarinfo.com – Penyelenggaraan Ibadah Haji tahun 1445 H/2024 M lebih profesional sehingga membuat jamaah haji asal Indonesia lebih nyaman dalam beribadah. Seperti saat para jamaah haji di Arafah 14-15 Juni 2024, para jamaah haji mendapatkan tenda yang nyaman dan juga asupan makan yang cukup bahkan berlebih.

Salah satu jamaah haji asal Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur Erlin Tristiyana, menyampaikan selama di Arafah dirinya beserta rombongannya mendapatkan tenda yang cukup nyaman,  makanan berat maupun yang ringan cukup banyak, bahkan berlebih.  Selain makanan, dia dan rombongan juga mendapatkan kerikil untuk melempar jumroh yang sudah dimasukan ke dalam kantong, yang di tahun lalu tidak didapatkan oleh para jamaah haji Indonesia.

Baca Juga :   Kapolres Bojonegoro Tunjuk AKP Bambang dan IPTU Luluk Sebagai Plh Kapolsek Yang Haji

“ Masya Allah, Subhanalloh luar biasa perhatian pemerintah memperlakukan jamaah haji” Kata Tya-panggilannya- saat dihubungi lewat media Whatsapp Sabtu. 15-6-2024

(Foto Makanan yang diterima oelh Jamaah Haji saat di Arofah. Sabtu, 15-6-2024. Foto : Tya)

Lanjut perempuan pemilik usaha kue “Tya Bakery” ini, keluhannya hanya saat antri di kamar kecil, tapi menurutnya masih wajar karena memang jumlah jamaah haji sangat banyak.

Mengutip laman kemenag.go.id, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kementerian Agama Subhan Cholid mengatakan pihak Mashariq menyiapkan kantong berisi kerikil sejumlah 70 buah. Ini cukup untuk keperluan lontar jumrah Aqobah hingga selesai nafar tsani

Baca Juga :   1.543 Calon Jamaah Haji Bojonegoro Berangkat 11 Mei 2024

“Pemberian kerikil iniakan dilakukan bersamaan dengan pemberian snack berat yang ditujukan sebagai layanan konsumsi di Muzdalifah” Kata Suhan Cholid 7-6-2024

Lanjut Subhan –panggilannya- snacknya dikonsumsi oleh jemaah saat di Muzdalifah, terutama bagi mereka yang tidak ikut murur. Sambil menunggu pemberangkatan ke Mina bisa sambil konsumsi snack berat. Sementara, untuk kantong kerikilnya nanti akan kita gunakan saat melakukan lontar jumrah di Mina.

Penulis : Syafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *