HUT 16 HIMPAUDI 16 Bojonegoro, Anda di Kabupaten Ramah Anak

oleh
Peringatan Hari Ulang Tahun Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Bojonegoro 16, pada Selasa 31-Agustus-2021. Menghadirkan pembicara anggota DPR RI Komisi X (pendidikan, Kepemudaan, Pariwisata dan Industri kreatif) Prof. DR. H. Zaenudin Maliki.Foto/dok. Humas Pemkab Bojonegoro

Bojonegoro, damarinfo.com- Peringatan Hari Ulang Tahun Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Bojonegoro 16, pada Selasa 31-Agustus-2021. Lalu ada motivasi pendidik PAUD secara virtual, dimulai setelah HIMPAUDI sekabupaten Bojonegoro menampilkan kreasinya.

Acara diawali dengan motivasi pendidik oleh anggota DPR RI Komisi X (pendidikan, Kepemudaan, Pariwisata dan Industri kreatif) Prof. DR. H. Zaenudin Maliki. Mengawali pembicaraanya, Beliau menyampaikan selamat milad HUT HIMPAUDI Bojonegoro 16. Dengan harapan agar pendidik PAUD tetap bersemangat untuk mendidik sekaligus mencetak kader bangsa yang unggul. Karena pendidikan anak usia dini merupakan pendidikan yang paling menentukan perkembangan seseorang di kehidupannya kemudian. “Kolaborasi pendidikan anak usia dini dengan orang tua anak menjadi sangat penting, agar terjadi sinergitas dalam membentuk character anak, agar berkembang secara matang,” ujarnya.

Zaenudin Maliki mengingatkan betul, model pendidikan PAUD harus memberikan kekuasaan anak berkembang sesuai usianya. Pendidikan Somasi yang memberikan kesempatan lebih anak untuk bergerak, lebih diutamakan dari yang bersifat kognitif. Agar anak tidak mengalami proses kedewasaan yang dipaksakan, karena akar berdampak buruk baginya saat dewasa.

“Mengutip ucapan Gus Dur “DPR seperti taman kanak-kanak” mungkin ada benarnya, karena mungkin masa kecil yang terampas atau kurang bahagia,” ujar mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya ini.

Menceritakan pengalamannya di Singapura, Zainudin Maliki melihat Anak-anak dibawa ke bandara untuk belajar secara nyata. Ini bisa dilakukan dengan mengajak anak-anaknya ke sawah, kebun, untuk melihat langsung flora, fauna dan spesiesnya. Dengan begitu motorik dan carachter anak didik tumbuh dan berkembang secara nyata.

Terbaik pertanyaan, bagaimana agar pendidik PAUD tetap memiliki semangat tinggi. Beliau menjawab perlunya “fashion”, prilaku mencintai pekerjaan menjadi sangat penting,  yang kemudian akan mampu mengalir ke anak didikya memiliki rasa cinta dan kasih sayang terhadap kehidupan.

Menyambung kegiatan berikutnya adalah sambutan PW HIMPAUDI Jawa Timur Imam Mahmud, memberikan apresiasi kepada HIMPAUDI Bojonegoro, meski masa pandemi dengan segala keterbatasan tetap berkiprah untuk membangun bangsa melalui Pendidikan Anak Usia Dini. Juga mengapresiasi Kabupaten Bojonegoro sebagai daerah ramah anak. “Tentu seluruh pendidik tetap mampu berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten dalam mempertahankan citra kabupaten ini amah anak tersebut,” ujarnya.

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah dalam sambutannya, menyampaikan program Bojonegoro terkait pendidikan; bea siswa untuk mahasiswa yang kuliah di PT Bojonegoro, program satu desa dua sarjana. Dan tahun 22 nanti akan diprogramkan DAK untuak MA, pasca SMA/SMK menjadi tanggungjawab propinsi. Ada juga program “Kipop”, program untuk sekolah dari SD hingga SMA terkait bakat dan minat di bidang olahraga raga dengan bersinergi dengan dinas terkait. “Harapannya kedepan olahraga dapat mampu menjadi bagian dari industri,” tandasnya.

Mengakhiri acara K. Khoirul Shaleh Pimpinan salah satu Ponpes di Bojonegoro, dengan hikmat diikuti oleh seluruh peserta kegiatan HUT HIMPAUDI 16 secara virtual kurang lebih sejumlah 943 peserta.

Dalam acara tersebut juga dibagikan reword bagi 10 pendidik PAUD yang dinyatakan berhak menyandang konten video paling viral, juga 10 pemenang lomba membuat dan membaca buku cerita.

Penulis  : Syafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *