Haul ke 31 KH. Moh. Sholeh Attanwir : Ahlakul Karimah Adalah Hadiah, Tidak Bisa di Pelajari

oleh
oleh
Gus Sa'dullah Syarofi Husain Ilyas dalam acara Haul ke 31 KH. Moh. Sholeh dan Masyayikh, 14-7-2023.

Bojonegoro, damarinfo.com – Ahlakul karimah tidak bisa di pelajari karena Ahlakul karimah adalah hadiah dari Allah, Jika ingin pantas di beri ahlakul karimah harus memenuhi syaratnya. Hal itu sesuai yang di sampaikan Gus Sa’dullah Syarofi Husain Ilyas dalam acara Haul ke 31 KH. Moh. Sholeh dan Masyayikh, Jum’at 14-7-2023.

Tiga syarat yang di sebutkan Gus Sa’dullah Syarofi Husain Ilyas putra pengasuh Pondok Pesantren Salafiyyah Al-Misbar Karangnongko, Mojokerto Jawa Timur adalah pertama, Gen yang murni. Bukan isinya tapi fisiknya dulu, karena wadah menentukan isi. Meski tidak mahal akan tetapi bersih maka akan di gunakan untuk hal yang bersih. Maka di beri makanan, rizqi yang halalan toyyiba. Jika wadah yang kotor sementara di isi hal yang bersih maka akan tetap kotor.

Baca Juga :   Ribuan Jamaah Berbondong-Bondong Hadiri Acara Puncak Haul Ke 31 KH. Moh. Sholeh dan Masyayikh

“Menjaga sandang pangan dari rizqi yang halalan toyyiba,” ungkapnya

Kemudian yang kedua adalah Nalar (fikiran) yang kukuh yaitu di ketemukan kepada guru yang solihin solihah. Dari guru ada tiga transfer : pertama transfer ilmu, tidak ada cerita jika murid selalu bersama guru tidak mendapatkan ilmu. Namun juga sesuai kadarnya masing-masing. Kedua transfer derajat, derajat guru mengikuti murid selamanya. Meskipun pintar atau tidak. Contohnya sebodoh-bodohnya santri KH. Hasyim As’ary tetap di cari orang karena yang pintar sudah meninggal semua. Ketiga transfer manfaat barokah. Seperti handpone. Pulsa banyak akan tetapi tidak ada sinyal sama saja tiada guna. Sehingga meskipun pulsanya banyak tetap mencari sumbernya sinyal. Untuk itu seberapa pintarnya santri namun tidak mendapat barokahnya kiyai maka tidak manfaati. Maka selalu dekat dengan guru itu sangat berpengaruh.

Baca Juga :   Bahsul Masail di Attanwir, Sholat dan Puasa Fira Sebagai TKW Yang Tidak di Izinkan Majikan

“Kalau dekat dengan tower sinyal, meskipun pulsa sedikit akan tetap berguna,” tutur alumnus Ponpes tambak beras tersebut.

Yang terahir yaitu Hati yang bersih, membersihkan sendiri itu lebih sulit dari pada membersihkan secara bersama. Dengan berkumpul orang-orang yang baik maka akan lebih mudah. Namun, jika melakukannya sendiri sulit karena tidak ada penyemangatnya.

“Jika tiga hal yang menjadi syarat tersebut tidak teepenuhi, maka hadiah tersebut tidak bisa di dapat” pungkas Da’i muda tersebut.

Penulis : Rozikin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *