Harta Pimpinan DPRD Bojonegoro, yang Punya Hutang hingga Tak Punya Rumah

oleh
oleh
(infografis Harta Kekayaan Pimpinan DPRD Bojonegoro. Grafis : Syafik)

Bojonegoro,damarinfo.com- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Kabupaten Bojonegoro ternyata tidak memiliki rumah atau tanah. Hal ini seperti tertulis dalam Laporan Harta Kekayatan Pejabat Negara (LHKPN) periodik tahun 2020, yang laporanya disampaikan tahun 2021.

Total Harta Kekayaan Imam Sholihin yang dilaporkan adalah Rp. 947.471.551, setelah dikurangi hutang sebesar Rp. 400.000.000, maka harta politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini sebesar Rp. 547.471.551.

Jumlah harta Imam Sholihin pada tahun 2020, hanya naik sebesar Rp. 42 Juta dibanding hartanya pada tahun 2019 yakni sebesar Rp. 505.471.551. Nilai ini didapat dari jumlah harta kekayaan sebesar Rp. 905.471.551, dikurangi hutang sebesar Rp. 400.000.000.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Mitroatin melaporkan harta kekayaanya tahun 2019 sebesar (-) Rp. 544.630.000. Kekayaan minus ini disebabkan jumlah hartanya lebih kecil dari jumlah hutangnya. Jumlah harta yang dilaporkan adalah Rp. 855.370.000, sementara hutang yang ditanggung oleh politisi Golkar ini Rp. 1.400.000.000. Pada laporan harta tahun berikutnya kekayaan dari Mitroatin sebesar Rp. 1.670.000, nilai ini didapat setelah jumlah hartanya yakni Rp. 851.670.000, dikurangi hutang yang masih harus dibayar sebesar Rp. 850.000.000.

Baca Juga :   Pihak DPRD dan Pemkab Bojonegoro Bahas Tiga Isu Krusial

Pimpinan DPRD Bojonegoro lainya yakni Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto pada tahun 2021 melaporkan harta kekayaanya untuk tahun 2020, dengan harta sebesar Rp. 9.143.046.130, setelah dikurangi hutangnya sebesar Rp. 380.000.000, sehingga harta kekayaan politisi Partai Demokrat ini sebesar Rp. 8.763.046.130.

Harta Kekayaan Ketua Partai Demokrat Bojonegoro ini naik sebesar Rp. Hampir Rp. 1 miliar, dibanding laporan harta kekayaanya pada LHKPN tahun 2017 yakni sebesar Rp. 7.806.071.233. Dengan jumlah harta kekayaan sebesar Rp. 8.806.071.233 dengan hutang sebesar Rp. 1.000.000.000.

Baca Juga :   Bojonegoro Siapkan Rp 30 Miliar untuk Penanganan Covid-19

Jika dibandingkan dengan harta kekayaan Sukur-panggilanya- LHKPN tahun 2005, jumlah kekayaan Sukur naik sebesar Rp. 7.970.046.130. Pada Tahun 2003 harta kekayaan sukur priyanto sebanyak Rp. 793.000.000. Sukur menjadi pimpinan DPRD yang memiliki harta kekayaan terbanyak dibandingkan tiga pimpinan DPRD lainya.

Untuk Wakil Ketua DPRD yang baru dilantik yakni Sahudi, dalam LHKPN tahun 2021 tercatat harta yang dimiliki oleh Ketua Partai Gerindra Kabupaten Bojonegoro ini adalah Rp. 3.204.126.998, dan tidak memilik hutang.

Penulis : Syafik

Editor : Sujatmiko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *