Gubernur Jawa Timur Apresiasi UHC di Bojonegoro

oleh
(Bupati Bojonegoro Anna Muawnah Menerima Piagam Pengharaan UHC dari Gubernur Jawa Timur, Gedung Grahadi Surabaya, Minggu 11-10-2020. Foto : Humas Pemkab Bojonegoro)

Bojonegoro – Apresiasi atas kinerja Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terkait Universal Health Coverage (UHC) diberikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Apresiasi diberikan dalam bentuk pemberian piagam penghargaan  yang diserahkan kepada Bupati Bojonegoro Anna Muawanah di Gedung Grahadi Surabaya , Minggu 11-10-2020.

Kabupaten Bojonegoro dinobatkan sebagai satu-satunya kabupaten di Jawa Timur pada tahun 2020 dengan UHC atau Kepesertaan penduduk dalam program jaminan kesehatan nasional mencapai 98,76 persen. Rincianya dari 1.335.840 jiwa penduduk di Bojonegoro, 1.319.301 jiwa telah masuk dalam kepersetaan jaminan kesehatan.

Bupati Bojonegoro Anna Muawanah mengatakan capaian UHC adalah bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam Transparancy and Government Accountability, karena Universal Health Coverage (UHC) bukan hanya sekedar pendanaan saja tapi juga berbasis data. Bupati Anna juga menyatakan  ini menandakan basis data kependudukan yang semakin valid dan  juga kami terus mendorong pelaksanaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)

“Tentunya ini sebagai  bentuk pelayanan dasar kepada warga” Kata Bupati Anna

Baca Juga :   Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru Raih Penghargaan Internasional  

Pada Rabu 23-9-2020, Bupati Bojonegoro Anna Muawanah juga menerima penghargaan serupa dari Kepala Deputi Direksi BPJS Kesehatan Jawa Timur. Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menyampaikan bahwa berkat dukungan dan kerjasamanya dari semua pihak mulai Pemerintah Desa, Puskesmas, RSUD, BPJS, dan Pemerintah Kabupaten sehingga dapat terwujud UHC. Sebanyak 98.76 persen warga Bojonegoro telah terdaftar dan mendapatkan fasilitas di BPJS.

Baca Juga :   Komandan Kodim Dampingi Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah

“Ini semua adalah bagian dari upaya kami kepada warga Bojonegoro, bahwa kesehatan adalah pelayanan yang paling pokok,” ungkap Bupati.

Bupati berharap dapat meningkatkan terhadap pelayanan kesehatan termasuk menyiapkan sarana prasana yang mudah di jangkau oleh warga, kualitas perawatan, dan SDM secara umum maupun spesialis.

Penulis : Syafik

Sumber : Humas Pemkab Bojonegoro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *