Edy, Pemuda Pelopor UKM dari Sekaran

oleh
Edy Susilo, pemuda yang aktif di BUMDes dan juga penangani UKM di sejumlah desa di Kecamatan Sekaran, Lamongan.Foto/Totok Martono

Lamongan-Tumbuh berkembangnya usaha kecil di Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, tidak lepas dari sosok Edy Susilo. Melalui wadah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bersama Sekar Madu yang dikelolanya, usaha kecil menengah di 21 desa yang ada mampu dihidupkan.

Tidak saja menggerakkan usaha ekonomi produktif warga namun juga menjadi produk unggulan desa. “Usaha Kecil Menengah (UKM) menjadi salah satu pilar ekonomi bangsa Indonesia. Terbukti saat terjadinya krisis moneter, pelaku UKM masih tetap eksis saat perusahaan-perusahaan besar banyak gulung tikar,” kata Edi-sapaan akrab Edy Susilo kepada damarinfo.com, Kamis 20-2-2020.

Dirinya melihat di Kecamatan Sekaran banyak usaha-usaha kecil yang dikelola warga. Namun karena pengelolaannya yang masih konvensional, cenderung stagnan. Padahal jika dikelola profesional, beraneka usaha kecil tersebut bisa berkembang. Berangkat dari pemikiran itu, atas rembug bareng dengan Camat Sekaran Agus Hendrawan jenis UKM dikelola oleh BUMDes Bersama Sekar Madu Kecamatan Sekaran.

Lembaga seperti BUMDes merupakan program Pemkab Lamongan dari eks PNPM bertransformasi menjadi BUMDes Bersama “UKM Sekaran sudah mulai dikenal setelah diikutkan dalam kegiatan Minggu Ceria (Mince) di Alun-alun Lamongan dan berbagai even pameran lainnya,” tutur pria kelahiran 2 September 1979 ini.

Baca Juga :   Bojonegoro Jam Malam, dari Jembatan Sosrodilogo hingga Gang Kecil Ditutup

Bila Edy dikenal handal dalam pengelolaan BUMDes desa tidak lepas dari latar belakang yang digelutinya. Lulusan Universitas Darul Ulum (UNISDA) Lamongan tahun 2004 ini, saat kuliah dikenal sebagai aktivis. Dirinya menjabat ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unisda 2002-2004.

Saat masih duduk dibangku SMA Unggulan Siman pernah menyabet juara nasional Lomba Karya Ilmiah Remaja (KIR) tahun 1994 dengan judul, “ Mendaur Ulang Minyak Goreng Bekas dengan Ekstrak Buah Pace.”

Baca Juga :   Sekaran Jadi Percontohan Tanaman Sehat Lamongan

Bapak 2 anak beristrikan Hena Relawati itu juga menjadi duta Lamongan sebagai Pemuda Pelopor perwakilan dari Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Lamongan. Edy tercatat aktif di KTNA selama 5 tahun (2010-2015). Selama aktif di KTNA lelaki asli Desa Porodeso ini sempat mengangkat pupuk organik Maharani.

Meski sudah mengurangi aktifitasnya, Edy mengaku masih ingin tetap eksis di kegiatan sosial kemasyarakatan. Dirinya tidak ingin mengejar karier tinggi, cukup baginya bisa memberikan manfaat bagi desa dan wilayahnya.
“Lahirnya di Desa, jadi bagaimana bisa berkiprah sebanyak mungkin pada desa,” ungkapnya.
Selain berkiprah sebagai Unit Pengelola Kegiatan Kecamatan Sekaran, Edy juga tercatat sebagai Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Ma’arif NU dan Sekretaris Takmir Masjid Baiturohim Desa Porodeso.
Penulis :Totok Martono
Editor : Sujatmiko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *