Dua Warga Positif Covid-19 di Bojonegoro Isolasi Mandiri

oleh
Sumber: website lawancorana.bojonegoro.go.id

Bojonegoro –Dua dari tiga warga di Kabupaten Bojonegoro yang terpapar virus corona atau covid-19 melakukan isolasi mandiri. Meski demikian Pemerintah Bojonegoro terus memantau perkembangan kesehatan dua warga dimaksud.

Soal dua warga yang melakukan isolasi mandiri dibenarkan Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Masirin. Menurutnya dari tiga kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Bojonegoro, hanya satu yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro. Sedangkan dua orang lainnya melakukan isolasi mandiri. “Dua orang isolasi mandiri,” kata pada damarinfo.com, Rabu 15-April-2020.

Masirin melanjutkan, Isolasi mandiri dilakukan karena dua orang yang terkonfirmasi positif covid-19 itu tidak menunjukan gejala atau dalam kondisi sehat. Dua orang berasal dari Kecamatan Trucuk dan Purwosari tersebut sesuai prosedur tetap memakai penanganan covid-19. Artinya, jika dalam keadaan sehat maka dilaksanakan isolasi mandiri.

Selain itu, lanjutnya, untuk pengawasan dalam pelaksanaan isolasi mandiri diserahkan kepada Gugus Tugas Penanganan Covid-19 tingkat kecamatan. Juga selalu berkoordinasi dengan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 tingkat Kabupaten.”Itu posedurnya,” imbuh Masirin.

Baca Juga :   Warga Antusias, Vaksinnya Terbatas

Sementara itu, Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro Mohlasin Afan mengatakan, Gugus Tugas Kabupaten Bojonegoro untuk melakukan intervensi dalam penanganan isolasi mandiri. Yaitu terkait perawatan orang yang sudah positif covid-19. Termasuk suplemen yang harus dikonsumsi, makanannya, juga cara menjaga kebersihan dan kebutuhan penanganan covid-19. “Gugus Tugas harus memastikan orang yang positif tersebut, benar-benar tidak berinteraksi dengan siapapun termasuk kelurga dekatnya,” tegas politisi Partai Demokrat Bojonegoro ini.

Baca Juga :   Perusahaan di Blora Diminta Tetap Beroperasi

Afan menambahkan, semuanya harus tegas dalam penanganan covid-19 ini di Bojonegoro. Tujuannya, agar tidak menyebar dan tidak membahayakan orang lain.”Meski tegas,” imbuhnya.

Dari website lawancorona.bojonegorokab.go.id, untuk kasus positif covid-19 di Kecamatan Purwosari berasal dari Desa Gapluk. Sementara untuk Kecamatan Trucuk berasal dari Desa Sumberrejo. Sedangkan untuk Kecamatan Gondang berasal dari Desa Sambongrejo.
Penulis : Syafik
Editor : Sujatmiko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *