Dua Warga Bojonegoro Sembuh dari Covid-19

oleh
Infografis sebaran covid-19 secara angka di Kabupaten Bojonegoro terhitung Selasa 19-5-2020.data/Humas Pemkab Bojonegoro

Bojonegoro-Dua orang, yaitu warga Kecamatan Kota Bojonegoro dan Kecamatan Gondang, dinyatakan sembuh dari covid-19, terhitung Selasa 19-Mei-2020. Menyusul hasil SWAB (test dengan diambil air liur dari saluran pernafasan) terhadap dua orang tersebut negatif.

Kedua orang tersebut selama ini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sosodoro Djatikusumo, Bojonegoro, selama lebih dari 14 hari lamanya. Ini adalah peristiwa pertamaka kali seorang pasien yang sebelumnya dinyatakan positif covid-19 tetapu kemudian dinyatakan sembuh. “Dua orang sembuh,” ujar Kepala Bagian Humas Pemkab Bojonegoro, Masirin dalam keterangan persnya, Selasa 19-Mei-2020.

Namun, sembuhnya dua orang tersebut tidak diikuti oleh lainnya. Karena pada hari yang sama, ada dua orang penambahan baru pasien dinyatakan positif covid-19. Keduanya berasal dari Kecamatan Kota Bojonegoro satu orang dan dari Kecamatan Dander satu orang. Yang memprihatinkan mereka dinyatakan positif hasil peningkatan status dari Orang Tanpa Gejala (OTG).

Dengan tambahan ini, jumlah positif terkonfirmasi tetap sebanyak 30 orang.
Jumlah positif terkonfirmasi kumulatif sebanyak 37 orang. Dimana yang dirawat 30 orang, meninggal dunia lima orang dan sembuh dua orang.
.
Sedangkan untuk status Pasien Dengan Pengawasan (PDP), penambahan baru maupun yang selesai dalam pengawasan untuk sementara nihil. Sehingga PDP ini adalah tetap sebanyak tujuh orang. Status PDP kumulatif sebanyak 13 orang, tujuh orang dalam pengawasan, dua orang selesai dalam pengawasan dan meninggal dunia dua orang.
.
Untuk status ODP hari ini tidak ada penambahan baru. Sedangkan yang selesai dalam pemantauan sebanyak dua orang di Kapas satu orang dan Kasiman satu orang.
Sehingga jumlah ODP pada hari ini adalah sebanyak 28 orang. ODP keseluruhan secara kumulatif sebanyak 226 orang, meliputi dipantau 28 orang, selesai pemantauan 196 orang dan meninggal dunia dua orang.
.
Sementara itu untuk yang status Orang Dengan Risiko (ODR( sebanyak 40.310 orang dan Orang Tanpa Gejala OTG sebanyak 364 orang.
.
Penulis : Syafik/sumber Humas Pemkab Bojonegoro

Baca Juga :   Mantan Anggota DPRD Bojonegoro Daftarkan Gugatan Class Action soal PT ADS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *