Dua ODP Selesai Dipantau, Bojonegoro Tetap Zona Hijau

oleh
(Info Grafis Sebaran Covid-19 Jawa Timur dan Bojonegoro 24 Maret 2020 Pukul 15.00, Sumber : Instagram Gubernur Jawa Timur dan Facebook Pemkab Bojonegoro Editor Syafik)

Bojonegoro – Hingga 26 Maret 2020 per pukul 15.00 WIB, pada Peta Sebaran Covid-19 Jawa Timur, Bojonegoro masih tetap berada di Zona Hijau, artinya tidak ada orang yang menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau Positif Covid-19. Dengan total Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang dilaporkan ke Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur sebanyak adalah 45 orang. Hal ini sesuai dengan data yang dibagikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifiah Indar Parawansa melalui akun instagramnya @khofifah.ip

Dalam akun instagramnya Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan  update peta persebaran COVID19 yang berada di wilayah Jawa Timur per Kamis 26 Maret 2020.  Dalam statusnya Gubernur Khofifah menyampaikan kabar baik bahwa jumlah pasien yang dinyatakan sembuh bertambah sebanyak dua (2) orang, sehingga total 7 pasien sembuh.

Baca Juga :   Insiden Pemakaman, Jubir Gugus Tugas Covid-19 Minta Maaf

“Mari kita kerjasama gotong royong melawan covid-19 , berihtiar dan berdoa, semoga angka ini tidak terus bertambah dan semakin lebih banyak lagi pasien yang sembuh. Aamiin. Salam Jatim Sehat” Tulis Khofifah.

Di Bojonegoro sendiri melalui akun facebook Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, peta sebaran dan grafik Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 Per-Tanggal 26 Maret 2020 Pukul 15.00 WIB, masih terjadi peningkatan di beberapa wilayah, selama 3 hari terakhir yang signifikan adalah Kecamatan Bojonegoro.

Untuk grafik ODP yang dilaporkan ke Jawa Timur atau dalam grafis garis warna biru merupakan kumulatif antara jumlah ODP hari ini dengan jumlah yang telah selesai dalam pemantauan maupun ODP baru yang dipantau oleh Dinas Kesehatan setiap harinya.

Baca Juga :   Libur Cegah Covid-19, Lainnya 14 Hari, Bojonegoro Tujuh Hari, Kenapa?
(Grafik ODP Kabuapten Bojonegoro. Sumber : Facebook Pemerintah Kabupaten Bojonegoro)

Meski masih zona hijau, masyarakat Bojonegoro masih harus terus meningkatkan kewaspadaan, dengan menjaga diri dan lingkungan, hindari berkumpul, jaga jarak antar individu, menjaga kebersihan tubuh terutama tangan, serta lebih baik tinggal dirumah agar tetap aman dari penyebaran Covid-19.

Beberapa langkah Pemkab yang telah ditempuh adalah preventif namun diiringi penindakan di beberapa tempat yang masih ditemukan banyak orang berkumpul. Selanjutnya himbauan kepada masyarakat, bahwa rantai penyebaran tidak bisa diputus hanya dari pihak pemerintah. Seluruhnya wajib mengantisipasi dengan disiplin.

Penulis : Syafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *