Dinas Pertanian Bojonegoro Berupaya Rampungkan Kartu Tani

oleh
(Kartu Tani. sumber : agroindonesia.co.id)

Bojonegoro- Memasuki musim tanam tahun 2020, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro berupaya merampungkan kartu tani. Kartu tani yang telah tercetak bisa digunakan untuk pelbagai keperluan.

Data di Dinas Pertanian Bojonegoro, saat ini kartu tani masih dalam proses cetak oleh Bank Negara Indonesia (BNI). Jumlahnya sebanyak 149.281 kartu dari total petani yang terdaftar adalah 193.614 orang.
“Kami terus koordinasi dengan BNI agar sesegera mungkin untuk menyelesaikan kartu tani yang wajib dipakai awal tahun 2021 nanti. Hingga sampai saat ini masih kurang 44.333 kartu,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro, Imam Nurhamid Arief Arifien, Selasa Selasa 13-Oktober-2020.

Baca Juga :   Surat Redaksi  
Jeritan Parau Petani Tembakau

Selain digunakan sebagai transaksi pembelian pupuk, kartu tani dapat digunakan sebagai Anjungan Tunai Mandiri (ATM), bahkan dapat digunakan untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR). Jadi, dengan sistem baru ini para petani wajib menggunakan kartu tani per Januari 2021.

“Petani akan sejahtera jika kita dapat mengakomodir dalam pendistribusian kartu tani dan peralatan alat Electronic Data Capture (EDC) dengan baik, sehingga pihak BNI dan Dinas Pertanian terus melakukan sosialisasi yang nantinya akan digunakan sebagai alat transaksi,” tutur Imam.
Penulis : Syafik

Baca Juga :   Beli Pupuk Bersubsidi di Bojonegoro Secara Manual masih Diperbolehkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *