Dewan Energi Nasional Sebut JTB akan Jadi Tulang Punggung Energi Gas Nasional

oleh
(Anggota DEN berfoto bersama dengan Kepala SKK Migas, Direktur JTB, Proyek JTB Kecamatan Ngasem Bojonegoro, Senin 28-11-2022. Foto Humas PEPC Zona 12)

Bojonegoro,damarinfo.com –  Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Satya Widya Yudha menyampaikan bahwa Gas dari Jambaran Tiung Biru (JTB) bakal menjadi tulang punggung pemenuhan kebutuhan gas nasional, hal ini dilihat dari kapasitas produksi gas yang dimiliki oleh JTB.

“Gas menjadi tulang punggung atau menjadi jembatan pengalihan dari energi fosil menjadi energi terbarukan di kemudian hari,” Kata Satya Widya Yudha saat berkunjung ke Proyek Pengembangan Lapangan Unitisasi Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) di Ngasem, Bojonegoro, Jawa Timur pada Senin 28-11-2022.

Lanjut Satya-panggilanya- gas JTB nantinya diandalkan dalam menopang transisi energi dimana gas sebagai backbone menuju energi baru terbarukan atau menjadi jembatan pengalihan dari energi fosil menjadi energi terbarukan di kemudian hari.

Kepala SKK Migas Perwakilan Jawa, Bali  dan Nusa Tenggara (Jabanusa) Nurwahidi yang turut hadir dalam kegiatan tersebut siap memberikan dukungan terhadap program kerja yang tengah dijalankan oleh DEN. Seperti diketahui bersama, salah satu tugas dari Dewan Energi Nasional yang diketuai oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo ialah menetapkan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN).

Baca Juga :   Pelatihan Berkelanjutan PEPC Kuatkan UMKM

“Kami akan memberikan dukungan, apalagi Jabanusa juga memiliki cadangan gas yang cukup tinggi semoga dapat memberi manfaat yang luas,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, General Manager Gas Project JTB Ruby Mulyawan menyampaikan JTB dalam proses optimalisasi produksi gas nya. Saat ini sales gas JTB sekitar 71 MMSCFD. Sementara itu, nantinya jika telah memasuki fase normal produksi, gas JTB mampu memproduksi raw gas sekitar 330 MMSCFD dan sales gas sebesar 192 MMSCFD.

“Sejak September lalu, JTB telah berhasil menyalurkan sales gas-nya ke pipa distribusi Gresik-Semarang untuk memenuhi kebutuhan industri yang ada di sebagian wilayah Jawa” Ujar Ruby Mulyawan.

Kunjungan DEN ke JTB ini juga dalam rangka sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 41 tahun 2016 tentang Tata Cara Penetapan dan Penanggulangan Krisis Energi dan/atau Darurat Energi. DEN juga memiliki tugas utama menetapkan langkah-langkah penanggulangan kondisi krisis dan darurat energi, oleh sebab itu dalam setiap kesempatan di fasilitas strategis DEN selalu menyampaikan sosialisasi ini. Selain itu, dalam kunjungan ini DEN juga menyampaikan komitmen Indonesia dalam strategi pengurangan emisi karbon dimana pada fase transisi ini lah energi gas memegang peran penting untuk menuju energi baru terbarukan.

Baca Juga :   Pertamina Regional Jatimbalinus Raih 8 Penghargaan IGA Awards 2022

Turut hadir dalam kunjungan ke JTB ini anggota DEN lain diantaranya Agus Puji Prasetyo dan As Natio Lasman. Hadir pada kegiatan ini beberapa lembaga, diantaranya perwakilan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, SKK Migas, Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur, PT Pertamina Gas Negara (PGN) yang hadir secara hybrid, yaitu daring maupun luring dan diterima oleh manajemen PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12 sebagai tuan rumah.

Penulis : Syafik

Sumber : Humas PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *