Debat Publik Pilkada Blora, Tiga Paslon Umbar Janji

oleh
Debat publik pasangan calon bupati dan wakil bupati Blora berlangsung Rabu 25-11-2020 di Hotel Arra Cepu. Paslon Nomor 3, Umi Kulsum-Agus Sugiyanto (Umat) hadir lebih awal. Kemudian disusul paslon nomor 1, Dwi Astutiningsih-Riza Yudha (Asri). Tak berselang lama paslon nomor 2, Arief Rohman-Tri Yuli Setiyaningsih (Artys) datang memasuki ruang debat publik.Foto/dok. Ais

Blora- Debat publik pasangan calon bupati dan wakil bupati Blora berlangsung Rabu 25-11-2020 di Hotel Arra Cepu.

Paslon Nomor 3, Umi Kulsum-Agus Sugiyanto (Umat) hadir lebih awal. Kemudian disusul paslon nomor 1, Dwi Astutiningsih-Riza Yudha (Asri). Tak berselang lama paslon nomor 2, Arief Rohman-Tri Yuli Setiyaningsih (Artys) datang memasuki ruang debat publik.

Sebelum memasuki ruangan, masing-masing pasangan calon harus menjalani pengukuran suhu tubuh, pemeriksaan barang bawaan, cuci tangan dan wajib pakai masker.
Ketua KPU Blora M Khamdun mengatakan, visi misi debat publik yang disampaikan oleh masing-masing pasangan calon merupakan janji politik kepada masyarakat jika nanti terpilih atau menang dalam Pilkada 2020. “Visi misi yang disampaikan oleh masing-masing pasangan calon merupakan janji politik jika nanti terpilih,” kata Khamdun dalam sambutan singkatnya sebelum acara debat publik dimulai.

Debat publik dipandu oleh Umar Ma’ruf dari Universitas Sultan Agung (Unissula) terbagi dalam enam segmen. Diawali dengan penyampaian visi misi dari masing-masing pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Blora.

Paslon Nomor 1, Dwi Astutiningsih-Riza Yudha (Asri) menyampaikan visi, yaitu Terciptanya Sistem Tata Kelola Baru Sebagai Lompatam Kemajuan Dalam Mengejar Ketertinggalan Demi Terwujudnya Blora yang Maju, Hebat dan Bermanfaat.
Sedangkan misinya yaitu, Pembangunan infrastruktur untuk konektivitas antar wilayah, pemerataan pembangunan dan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Serta, mewujudkan tata kelola pmerintah yang bersih, efektif, efisien dan inovatif dengan berbasis E-Goverment.

Selanjutnya, kemudahan akses ekonomi, pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat di pelosok dan perdesaan. Mewujudkan SDM unggul yang hebat dan tangguh dalam menghadapi era Industri 4.0. Menumbuhkan ekonomi produktif dan kreatif berbasis digital yang terintegrasi dengan market place.

Berikutnya mewujudkan iklim investasi yang kondusif untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah, menggerakkan roda perekonomian masyarakat dan penyerapan tenaga kerja lokal. Mencapai lingkungan hidup yang berkelanjutan. Membangun Blora dimulai dari desa (desasentris).

Paslon Nomor 2, Arief Rohman-Tri Yuli Setiyaningsih (Artys) menyampaikan visi, yaitu Sesarengan Mbangun Blora: Unggul dan Berdaya Saing.

Adapun misi yang disampaikan adalah, Membangun sumber daya manusia yang berkualitas, berdaya saing dan berkarakter melalui penghayatan keagamaan, pembudayaan nilai-nilai toleransi dan gotong-royong dalam memperkokoh NKRI.
Mewujudkan infrastruktur yang baik dan tata lingkungan yang berkelanjutan. Mewujudkan reformasi birokrasi yang profesional dan progresif serta kondisi wilayah yang kondusif.

Kemudian, memperkuat ekonomi kerakyatan dan membuka peluang investasi untuk mengurangi pengangguran dan kemiskinan. Mengembangkan potensi daerah, sumber daya alam dan pemberdayaan masyarakat.

Paslon nomor 3, Umi Kulsum-Agus Sugiyanto (Umat) menyampaikan visi, yaitu Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Blora yang Mandiri, Maju, Sejahtera dan Bermartabat.

Dalam misinya, paslon Umi Kulsum-Agus Sugiyanto yang disampaikan yaitu, Meningkatkan pembangunan infrastruktur untuk pemenuhan kebutuhan dasar dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan sumber daya alam yang didukung dengan pembangunan infrastruktur yang mantap.

Berikutnya, memulihkan dampak Covid-19, meningkatkan daya saing dan pemerataan ekonomi daerah yang didukung denga pembangunan infrastruktur yang mantap.
Selanjutnya, memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan meningkatkan kondusivitas wilayah.

Dari visi misi yang disampaikan oleh masing-masing paslon dijadikan pedoman oleh moderator untuk menyampaikan pertanyaan dan tanggapan kepada masing-masing paslon Bupati dan Wakil Bupati.

Hingga lima segmen berakhir, pertanyaan dan tanggapan dijawab dengan baik oleh masing-masing paslon. Pada segmen ke enam, moderator mengajukan pertanyaan sikap dan strategi paslon dalam menghadapi pandemi Covid-19 dan diakhiri clossing statement.

Sementara itu pengamanan secara ketat dilakukan oleh Polres Blora, TNI, Sat Pol PP dan Dinrumkimhub. Hingga acara berakhir, pelaksanaan debat publik berjalan aman dan tertib.
Penulis : Ais

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *