Daerah Bebas Covid-19 di Bojonegoro Tinggal Lima Kecamatan

oleh
Peta sebaran Covid-19 di tiap kecamatan di Bojonegoro dan grafik jumlah sebaran Covid-19 di Bojonegoro, terhitung, 2-7-2020.Grafis. Humas Pemerintah Kabupaten Bojonegoro

Bojonegoro – Waspada dan tetap jaga protokol kesehatan. Ini yang mesti dilakukan oleh 1,4 juta jiwa lebih warga Kabupaten Bojonegoro seiring dengan digelarnya New Normal. Menyusul jumlah kasus virus corona alias Covid-19 yang kian hari terus bertambah.

Lihat saja data di grafik sebaran Covid-19 di tiap kecamatan di Bojonegoro, kian mengkhawatirkan. Tercatat sampai akhir bulan Juni 2020 lalu, jumlah kecamatan di Bojonegoro tanpa kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan positif Covid-19 atau digambarkan berwarna putih, masih enam kecamatan. Yakni Kecamatan Sugihwaras, Bubulan, Ngambon, Sekar, Margomulyo, Padangan dan Kedewan.

Namun di awal bulan Juli 2020 ini, jumlahnya berkurang satu kecamatan sehingga tinggal lima kecamatan yang berwarna putih. Ini terjadi karena di Kecamatan Sugihwaras ditemukan satu kasus PDP yang berasal dari Desa Glagahwangi., yakni pria yang sudah berusia 65 tahun. “Ada satu kasus PDP di Sugihwaras,” kata Humas Gugus Tugas Covid-19 Masirin pada damarinfo.com, Kamis 2-Juli-2020.

Dari data Humas Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bojonegoro, selama bulan Juni 2020 terjadi penambahan kasus konfirmasi positif covid-19 sebanyak 79 kasus baru. Kasus harian pasien Covid-19 tertinggi terjadi pada tanggal 22 Juni 2020 dengan jumlah 13 kasus. Jumlah pasien yang sembuh sebanyak 33 orang dan yang meninggal lima kasus.  Kasus harian pasien covid-19 tertinggi terjadi pada tanggal 22 Juni 2020 dengan jumlah 13 kasus.

Baca Juga :   Warga Bojonegoro Ceburkan Diri ke Sumur
(Grafik kumulatif dan harian Covid-19 di Bojonegoro Periode 1-30 Juni 2020.Editor : Syafik) 

Berdasarkan sebaran kecamatan di Bojonegoro, jumlah kasus positif covid-19 tertinggi masih ditempati oleh Kecamatan Bojonegoro dengan jumlah 58 kasus, dari jumlah tersebut 43 masih dirawat, jumlah pasien yang sudah sembuh sembilan orang dan enam orang dinyatakan meninggal dunia.

Urutan kedua adalah Kecamatan Dander dengan 19 Kasus positif covid-19, dengan rincian pasien yang masih dalam perawatan sejumlah 12, pasien yang sudah dinyatakan sembuh empat orang dan yang dinyatakan meninggal tiga orang.

Baca Juga :   Subsidi Pupuk di Bojonegoro Bisa Naik, Ini Kiat DPRD

Peringkat ketiga adalah Kecamatan Baureno dengan 14 kasus positif, dimana tujuh orang masih dalam perawatan. Namun ada tujuh orang dinyatakan sembuh, dan tidak ada kasuh meninggal.

Urutan ke empat adalah Kecamatan Trucuk dengan 11 kasus. Dari jumlah kasus tersebut tujuh orang masih dirawat, dan sudah tiga orang dinyatakan sembuh, sementara satu orang meninggal dunia.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro dr. Wheny Diah meminta kepada masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 dengan disiplin dan ketat dimanapun berada. Yaitu dengan menghindari kerumunan, memakai masker, jaga jarak, cuci tangan dengan sabun. “Tindakan sederhana ini lah yang paling efektif agar tidak tertular Covid meski kita sempat berinteraksi dengan orang yang mengidap covid sekalipun,” kata dr. Wheny panggilanya.
Penulis : Syafik
Editor : Sujatmiko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *