Ciptakan Peluang Karir, SMKN 1 Bojonegoro Gelar Job Fair 2024

oleh
oleh

Bojonegoro, damarinfo.com – Gelar Job Fair 2024, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Bojonegoro datangkan 44 Industri dan Dunia Kerja (IDUKA), dunia usaha dan dunia industri (DUDI) dan lembaga perguruan tinggi yang siap untuk merekrut calon pekerja dan mahasiswa. Acara berlangsung selama tiga hari yakni tanggal 11, 12 dan 13 Juni 2024 di halaman sekolah setempat.

Job fair 2024 ini di buka langsung oleh Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro – Tuban bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bojonegoro pada Selasa, 11-Juni-2024.

Kepala SMKN 1 Bojonegoro, Roedie Agus Setiyono mengatakan, saat lulus sekolah tingkat menengah atas, baik SMA atau SMK maka ada tiga pilihan yang bisa di lakukan yaitu Bekerja, Melanjutkan kuliah atau ber-Wira usaha (BMW), kali ini SMK Negeri 1 Bojonegoro menggelar Job Fair untuk menampung baik siswa yang baru lulus maupun alumni yang sudah lama untuk bekerja.

“Tujuan di selenggarakannya Job Fair ini untuk menjembatani siswa-alumni untuk mendapatkan pekerjaan,” ungkapnya.

Baca Juga :   Separo Lebih Lulusan SMKN 1 Bojonegoro Langsung Kerja

Job fair yang sering disebut juga dengan bursa kerja adalah wadah berkumpulnya perusahaan-perusahaan dari berbagai latar belakang. Di SMKN 1 Bojonegoro ini di ikuti sebanyak 44 perusahaan baik yang berkantor di Bojonegoro mupun luar daerah.

“Perusahaan-perusahaan yang kita undang, menyediakan lebih dari seratus lowongan pekerjaan,” tandas Kepala sekolah SMKN 1 Bojonegoro ini.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro – Tuban Hidayat Rahman, dengan di laksanakannya Job fair 2024 ini pihaknya sangat mengapresiasi positif. Karena dengan di laksanakannya kegiatan ini maka Kepala Sekolah telah melaksanakan dan mengamankan kebijakan Pemerintah Provinsi yaitu Inisiatif, Kolaboratif dan Inovatif.

Baca Juga :   Menjembatani Siswa-Alumni Memperoleh Pekerjaan, SMKN 1 Bojonegoro Gelar Job Fair

“Saya sangat mengapresiasi positif kegiatan ini, dan tentunya harapan kami dapat ikut serta mengurangi pengangguran yang ada dan di ikuti SMK baik negeri maupun swasta,” ucapnya.

Selain itu, Lanjut Kacabdin kegiatan ini agar terus di tumbuh kembangkan tidak hanya ceremonial bisa tiga, enam bulan sekali atau minimal satu tahun dua kali sehingga anak-anak bisa bertemu secara langsung dengan IDUKA/DUDI dan juga melaksanakan pendidikan profil pelajar pancasila. Serta kreasi dan inovasi supaya terus di lakukan oleh Kepala Sekolah.

“Sehingga anak-anak SMK sesuai dengan jargonnya BMW tentu akan menginisiasi mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan, meningkatkan IPM serta melahirkan saudagar atau wira usaha baru ,” pungjasnya.

 

Penulis : Rozi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *