Camat Kapas : Teladani Semangat Resolusi Jihad dan Sifat Nabi

oleh
oleh
(Peringati Hari Santri Nasional dan Maulid Nabi Muhammad SAW serta hari pahlawan di Kantor Kecamatan Kapas Bojonegoro, Selasa 10-11-2020. Foto : Rozikin)

Bojonegoro – Peringati Hari Santri Nasional dan Maulid Nabi Muhammad SAW serta hari pahlawan, Camat Kecamatan Kapas berharap para Pegawai meneladani semangat resolusi jihad, para pahlawan dan sifat Nabi. pada Selasa 10-11-2020.

Camat Kecamatan Kapas Agus Susetyo Herdiyanto dalam sambutannya mengatakan, Ia sudah menjabat sebagai Camat Kecamatan Kapas kurang lebih selama 1,5 tahun dan meminta agar peringatan, baik hari santri dan maulid untuk tetap di helat di kantor kecamatan kedepannya, dan meminta kepada para pegawai kecamatan kususnya dan dinas satu atap agar meneladani semangat resolusi jihad yang di gaungkan oleh Hadrotus Syech Hasyim Asy’ari.

Baca Juga :   Berikut Filosofi Logo Hari Santri Tahun 2022.

“saya harap pelaksanaan kinerja lancar tidak ada halangan dan sukses dan meneladani semangat resulusi jihad dan para pahlawan yang mendahuui kita” tandasnya.

Dalam kesempatan ini, camat menceritakan jika usai proklamasi kemerdekaan datang tentara inggris untuk.melucuti tentara jepang namun di balik itu membawa bala pasukan belanda untuk kembali menguasai Indonesia kemudian ada fatwa Kiyai Hasyim Asy’ari yang di sebut dengan resolusi jihad membela tanah air membangkitkan semangat arek surabaya bersama para santri melawan tentara belanda.

“saat itu kalau tidak salah, korban rakyat Indonesia sebanyak 40 ribu, dari inggris dan sekutu sebanyak 2 sampai 3 ribu korban. namun berkat itu gagal kembali menjajah” terang mantan Camat Kecamatan Bubulan ini.

Baca Juga :   Hari Santri Nasional Resolusi Jihad, Jawaban Kegundahan Hati Soekarno

Ustadz Sunhaji selaku penceramah menyampaikan, jika Nabi Muhammad di utus tidak lain untuk menyempurnakan akhlak yang mulia, apapun yang di lakukan jika tidak disertai ahlak terpuji maka akan sia sia. Dicontohkan pada masa Nabi, sahabat mengadu jika ada seorang yang siang hari rajin puasa dan malam hari rajin sholat malam. namun, ahlaknya jelek selalu menghina, memfitnah dan mengadu domba tetangganya.

“Rosulullah mengatakan, maka tidak ada kebaikan baginya namun Ia ahli neraka” pungkasnya.

Penulis : Rozikin

Editor : Syafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *