Bupati Bojonegoro Klaim Pembangunan Infrastruktur Mampu Kendalikan Inflasi

oleh -
oleh
(Pembangunan overlay aspal dari jalan cor di Sekitar Dam Klepek Kecamatan Sukosewu. Foto diambil : 8-November-2022. Foto : Syafik)

Bojonegoro,damarinfo.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengklaim bahwa Pembangunan Infrastruktur menjadi salah satu alat untuk pengendali inflasi.

“Inflasi di Bojonegoro terkendali. Hal ini karena pembangunan infrastruktur yang memadai sehingga supply dan demand terpenuhi baik di tingkat kecamatan maupun desa” Kata Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah saat saat acara Gelar Seni Budaya, Pariwisata dan Ekraf di Taman Mini Indonesia Indah (TMII)  Minggu 18 Desember 2022. Seperti dikutip dari laman bojonegorokab.go.id

Menurut catatan dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bojonegoro Angka inflasi tahun 2022 ini jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan angka inflasi nasional sebesar 4,82 dan provinsi Jawa Timur sebesar 5,88. Sedangkan untuk angka inflasi Bojonegoro tahun 2021 sebesar 1,44 juga lebih rendah dari nasional sebesar 1,87 dan provinsi Jatim sebesar 2,45. Perubahan angka inflasi Bojonegoro dari 1,44 di tahun 2021 menjadi 1,97 di tahun 2022 termasuk rendah mengingat dipengaruhi kenaikan harga BBM yang cukup signifikan awal September 2022 lalu.

Kepala Bappeda Bojonegoro, Anwar Mukhtadlo saat Rapat Koordinasi dan Evaluasi Survei Biaya Hidup (SBH) tahun 2022 yang digelar oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Bojonegoro d Hotel Easterm Bojonegoro, Jumat 23-12-2022 menyampaikan capaian pembangunan berdampak pada kelancaran distribusi. Pemkab kini juga meningkatkan infrastruktur irigasi dan upaya keterjangkauan harga.

Baca Juga :   Pembangunan Jalan Beton Blora-Randublatung Tuntas Tahun Ini

“Juga ketersediaan pasokan serta komunikasi efektif antara pemerintah pusat, daerah, hingga kepada masyarakat,” ungkap Anwar Mukhtadlo saat dikonfirmasi Sabtu (24/12/2022).

Baca Juga :   Pertama Masuk Survei BPS, Inflasi Bojonegoro Tertinggi di Jawa Timur

Anwar Mukhtadlo menyampaikan, dalam hal ini, Kabupaten Bojonegoro menjadi kabupaten ke-9 yang ditetapkan sebagai kabupaten dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) yang akan dihitung pada 2024. Sementara untuk tahun ini, diawali pengumpulan paket komoditas dalam SBH.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *