Bupati Bojonegoro Hadiri Pembukaan KBSB di Desa Napis

oleh
Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah menghadiri pembukaan Karya Bakti Skala Besar (KBSB) 2020 di Desa Napis, Kecamatan Tambakrejo Senin 6-Juli-2020

Bojonegoro- Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah menghadiri pembukaan Karya Bakti Skala Besar (KBSB) 2020 di Desa Napis, Kecamatan Tambakrejo Senin 6-Juli-2020.Kegiatan tersebut bertemakan “Wujud Nyata Pengabdian Untuk Rakyat”, menjadi upaya Pemkab Bojonegoro dengan TNI AD pemerataan pembangunan infrastruktur didaerah dengan akses sulit.

Untuk KBSB Tahun 2020 dilaksanakan di enam titik, yaitu :
1. Desa. Ngelo, Kecamatan. Margomulyo berupa Pembangunan Jembatan berukuran 16 x 4 meter.
2. Desa. Sumberjo, Kecamatan. Margomulyo berupa Pembangunan Jalan Poros Desa berukuran 2.500 x 3 meter.
3. Desa. Meduri, Kecamatan. Margomulyo berupa Normalisasi Jalan Poros Desa berukuran 4.300 x 3 meter.
4. Desa. Napis, Kec. Tambakrejo berupa Normalisasi Jalan Poros Desa berukuran 5.000 x 3 meter.
5. Desa. Papringan, Kec. Temayang berupa Pengecoran Jalan Poros Desa berukuran 1.653 x 3 meter.
6. Ds. Panjang, Kec. Kedungadem berupa Pengecoran Jalan Poros Desa berukuran 1.737 x 3 meter.

Baca Juga :   Santunan Kematian di Bojonegoro, Ini Syarat Mendapatkan

Komandan Korem 082/CPJY Kolonel Inf M. Dariyanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa banyak sekali ditemui ladang jagung yang siap panen. Hal ini menjadi potensi tersendiri bagi masyarakat. Namun di musim hujan, masyarakat mendapatkan kendala harga jagung yang dibeli oleh tengkulak anjlok.

“Akses menuju desa ini terbilang berat, sehingga berdampak pada harga jual hasil panen jagung. Maka dengan adanya pembangunan infrastruktur jalan, diharapkan mampu mengangkat perekonomian masyarakat, khususnya menstabilkan harga panen jagung,” terangnya.

Bupati Bojonegoro Anna Muawanah menegaskan, dalam pembangunan infrastruktur di Bojonegoro sedang ditingkatkan. Dalam hal ini Pemerintah Bojonegoro menyadari keterbatasan waktu dan SDM dalam pemerataan infrastruktur jalan. Sehingga, kerja sama dengan TNI melalui program KBSB, efektif mensukseskan program pembangunan ke desa-desa yang sulit di akses. “Sinergitas antara Pemkab Bojonegoro dan TNI AD sangat membantu pelaksanaan program pembangunan pemerintah. Masyarakat dapat merasakan program pembangunan secara merata, sehingga akan membuka akses perekonomian, pendidikan, kesehatan dan program kesejahteraan lainnya,” tegasnya.

Baca Juga :   Siapa KH. Moh. Sholeh Pendiri Ponpes Attanwir Talun?

Bupati Anna menambahkan bahwa KBSB kita fokuskan di daerah perbatasan. “Ini adalah salah satu upaya Pemerintah Bojonegoro dalam meningkatkan IPM (Indeks Pembangunan Manusia),” tambahnya.
Penulis : Syafik/sumber Humas Pemkab Bojonegoro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *