Bupati Blora Sidak MPP dan Presensi Online ASN di BKD

oleh
(Sejumlah warga mengantre untuk mendapatkan pelayanan di mal pelayanan publik (MPP) Blora, Senin 9-5-2022. Foto : Ais)

Blora, damarinfo.com- Hari pertama masuk kerja aparatur sipil negara (ASN) di Pemkab Blora, Senin 9 Mei 2022 diisi Bupati Blora H Arief Rohman dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak).

Dua instansi menjadi sasaran sidak, yakni Mal Pelayanan Publik (MPP) dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD). ‘’Di MPP kami ingin memastikan pelayanan kepada masyarakat kondisinya seperti apa. Sedangkan di BKD, kami ingin melihat presensi seluruh ASN di Pemkab Blora,’’ ujar Bupati H Arief Rohman.

Sidak dilakukan bupati bersama Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati didampingi Sekda Komang Gede Irawadi dan Asisten Administrasi Pujo Catur Susanto. Setibanya di MPP, Jl. Blora-Cepu km 5, Bupati dan rombongan langsung memantau pelayanan masyarakat. Tampak warga sedang mengantri mengurus sejumlah dokumen di MPP Blora.

Bergegas, Kepala DPMPTSP Bondan Arsiyanti, dan Sekretaris Dindukcapil Zulis Susilarti, menghampiri Bupati dan menjelaskan jenis jenis pelayanan yang buka. Sejumlah pos layanan ada yang kosong karena hanya membuka pelayanan hingga pukul 12.00 WIB saja. Sedangkan untuk pos layanan instansi vertikal masih ada yang belum buka.

Usai dari MPP, bupati dan rombongan bertolak ke Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD), untuk mengecek presensi online ASN se Kabupaten Blora. Didampingi Kepala BKD Heru Eko Wiyono, bupati pun langsung duduk untuk memegang mouse computer yang digunakan untuk server presensi online ASN. Beberapa dinas, SKPD dilihat langsung oleh bupati.

Baca Juga :   Pemkab Blora dan Pengadilan Agama Sepakat Pernikahan Dini Harus Dicegah

“Ya, hari ini kita laksanakan sidak ke MPP bersama dengan Bu Wakil Bupati, Pak Sekda dan jajaran. Alhamdulillah pelayanan sudah berjalan. Kita ingin hari pertama kantor langsung cek pelayanan publik utama, dan kita memastikan bahwa layanan untuk masyarakat telah berjalan. Bahkan 4 Mei kemarin MPP mulai buka melayani pemudik,” ucap Bupati.

Pihaknya juga minta MPP ini bisa terus memberikan pelayanan secara prima jadi tidak boleh kendor.

“Jadi setelah launching tahun lalu kita niatkan memang ini untuk pelayanan kepada masyarakat , ini menjadi spirit kita bahwa pelayanan adalah yang utama, ” imbuhnya.

Terkait adanya sejumlah loket atau pos layanan yang kosong, pihaknya mengaku dalam waktu dekat akan melaksanakan rapat khusus membahas tentang MPP ini.

Baca Juga :   Bulan Dana PMI untuk Edukasi Pencegahan Covid-19

“Mungkin beberapa OPD yang masih kosong akan kita rapatkan, persoalannya apa atau karena SDM atau karena yang lain, termasuk mekanisme operasionalnya seperti apa. Akan kita undang semuanya, termasuk instansi vertikal seperti Samsat, Imigrasi dan lainnya,’’ tandasnya.

Sedangkan ketika di BKD, Bupati menyampaikan bahwa pihaknya memastikan seluruh ASN taat mulai masuk kerja hari Senin, 9 Mei 2022.

“Kita lihat presensi online secara langsung dari BKD. Salah satunya melihat Bappeda, presensinya sudah bagus. Sedangkan di BKD sendiri ada dua yang izin karena masih tugas belajar. Kita ingin kedepan kualitas presensi online ini bisa terus ditingkatkan dan diintegrasikan dengan command center yang ada di Setda. Sehingga akan kelihatan langsung mana ASN yang kerap terlambat dan tidak masuk,” kata Arief Rohman.

Pihaknya juga mendorong BKD bisa berkoordinasi dengan Dinkominfo dan Dinas Pendidikan, agar presensi online dari pedesaan dan sekolah yang sulit signal bisa diperlancar. Dirinya meminta agar Dinas Pendidikan bisa memetakan sekolah mana saja yang sulit presensi online.

Penulis: Ais

Editor : Sujatmiko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *