Bojonegoro Tambah 13 Kasus Positif Covid-19

oleh
Sebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro sesuai angka.Foto. Foto/dok.Humas Pemkab Bojonegoro

Bojonegoro-Sebaran Covid-19 ada penambahan baru sebanyak 13 kasus, terhitung Senin 22-Juni-2020. Penambahan jumlah ini tertinggi sejak terjadi pandemi corona setidaknya dalam tiga bulan terakhir di Bojonegoro.

Dari 13 kasus ini, rinciannya  sebanyak lima orang dari Kecamatan Kota Bojonegoro, kemudian dari Baureno, Temayang dan Sumberejo masing-masing dua kasus. Selanjutnya dari Kecamatan Kanor dan Dander masing-masing satu orang.

Jika status positif Covid-19 terkonfirmasi sebanyak 72 orang. Sedangkan jumlah positif dikumulatif sebanyak 106 orang. Meliputi 72 orang dirawat, meninggal dunia 12 orang dan sembuh 22 orang.”Jumlahnya bertambah 13 orang,” ujar Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Masirin dalam keterangannya Senin petang 22-Juni-2020.

Bertambahnya 13 orang dengan status positif Covid-19 ini, menjadi tambahan terbanyak selama tiga bulan terakhir sejak terjadi pandemi, mulai pertengahan April 2020 lalu. Karena selama ini, jumlah tertinggi warga yang positif Covid-19 tak lebih dari 10 kasus dalam satu harinya.

Baca Juga :   Pelari Asal Bojonegoro Berjaya di Brawijaya Run 10-K

Sedangkan untuk status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada penambahan baru satu orang dari Kecamatan Dander. Selain itu ada dua orang yang meningkat status menjadi positif terkonfirmasi. Sehingga status PDP  ada tiga orang, terhitung Senin 22-Juni 2020.

Status PDP kumulatif sebanyak 27 orang, dalam pengawasan tiga orang, selesai dalam pengawasan 13 orang dan meninggal dunia 11 orang.

.Untuk status Orang Dalam Pengawasan (ODP) hari ini ada penambahan baru sebanyak empat orang di Kecamatan Dander satu orang, Kasiman satu orang, Tambakrejo satu orang dan Bojonegoro satu orang, disamping satu orang meninggal dunia di Kecamatan Sekar dan dua orang yang meningkat status menjadi positif terkonfirmasi.

Sehingga jumlah ODP pada hari ini sebanyak 21 orang, meliputi 20 orang dipantau dan satu orang meninggal dunia. Untuk ODP secara kumulatif sebanyak 270 orang, meliputi dipantau 20 orang, selesai pemantauan 247 orang dan meninggal dunia tiga orang. Untuk status Orang Dengan Risiko (ODR) sebanyak 42.832 orang dan Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 357 orang.

Baca Juga :   Bojonegoro Sosialisasi Hibah DAK ke Madrasah Aliyah

Bertambahnya jumlah positif Covid-19, berdampak pada kecamatan yang berstatus putih (tidak ada kasus warganya yang terkena virus). Karena sehari sebelumnya masih ada delapan kecamatan berstatus putih, kini berkurang jadi tujuh, yaitu Bubulan yang berubah jadi cokelat tua atau ada orang berstatus PDP. Sedangkan tujuh kecamatan itu, Margomulyo, Padangan, Malo hingga di ujung barat laut Bojonegoro, yaitu Kedewan. Kemudian Kecamatan Ngambon, Sukosewu dan Sugihwaras. Selanjutnya dua kecamatan dengan status cokelat muda atau ada warga berstatus Orang Dalam Pengawasan (ODP). Yaitu Kecamatan Sekar dan Tambakrejo.(lihat peta sebaran Covid-19 sesuai grafik).

Penulis    : Syafik

Editor     : Sujatmiko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *