Bojonegoro Surplus Beras Ratusan Ribu Ton. Berikut 10 Kecamatan dengan Ketersediaan Beras Terbesar.

oleh
oleh
(Sawah ditanami padi di Kecamatan Sugihwaras. Foto diambil tanggal 12-01-2023. Foto : Syafik)

Bojonegoro,damarinfo.com – Produksi padi di Provinsi Jawa Timur sepanjang Januari hingga September 2022 mencapai sekitar 8,17 juta ton GKG, atau mengalami penurunan sekitar 232,72 ribu ton GKG (2,77 persen) dibandingkan Januari-September 2021 yang sebesar 8,41 juta ton GKG. Sementara itu, berdasarkan amatan fase tumbuh padi hasil Survei KSA Padi September 2022, potensi produksi padi sepanjang Oktober-Desember 2022 ialah sebesar 1,51 juta ton GKG.

Dengan demikian, total potensi produksi padi pada 2022 adalah sebesar 9,69 juta ton GKG, atau mengalami penurunan sebanyak 0,10 juta ton GKG (1,05 persen) dibandingkan 2021 yang sebesar 9,79 juta ton GKG. Produksi padi tertinggi pada 2021 dan 2022 terjadi di bulan Maret. Sementara produksi padi terendah pada tahun 2021 dan 2022 sama – sama terjadi pada bulan Januari. Produksi padi pada Maret 2022 yaitu sebesar 2,29 juta ton GKG, sedangkan produksi padi pada Januari 2022 sebesar 0,28 juta ton GKG.

Baca Juga :   Berikut  10 Kabupaten Penghasil Padi Tertinggi di Jawa Timur. Apakah Kabupatenmu Termasuk?

Tiga kabupaten/kota dengan total potensi produksi padi (GKG) tertinggi pada 2022 adalah Kabupaten Lamongan, Kabupaten Ngawi, dan Kabupaten Bojonegoro. Sementara itu, tiga kabupaten/kota dengan potensi produksi padi terendah yaitu Kota Mojokerto, Kota Blitar, dan Kota Batu.

Jika produksi padi dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk, maka produksi padi sepanjang Januari – September 2022 diperkirakan setara dengan 4,72 juta ton beras, atau mengalami penurunan sebesar 134,38 ribu ton (2,77 persen) dibandingkan Januari- September 2021 yang sebesar 4,85 juta ton beras. Sementara itu, potensi produksi beras sepanjang Oktober−Desember 2022 ialah sebesar 0,87 juta ton beras. Dengan demikian, total potensi produksi beras pada 2022 adalah sekitar 5,59 juta ton beras, atau mengalami penurunan sebesar 59,37 ribu ton (1,05 persen) dibandingkan produksi beras pada 2021 yang sebesar 5,65 juta ton beras. (https://bappeda.jatimprov.go.id/2022/11/01/potensi-produksi-beras-jatim-pada-2022-capai-559-juta-ton)

Baca Juga :   Bojonegoro, Tiga Besar Kabupaten Penghasil Beras di Jawa Timur

Di Bojonegoro sendiri pada tahun 2022 mengalami surplus atau kelebihan stok beras hingga 402.309,44 ton dari total ketersediaan beras di Bojonegoro yakni 514.934,94 ton dengan jumlah konsumsi 112.625,52 ton.

Berikut Data Kecamatan dengan ketersediaan beras  di Bojonegoro berdasar data dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bojonegoro dalam laman satu data Bojonegoro. Di awali dengan 10 Kecamatan Terbesar pada tahun 2022 (https://data.bojonegorokab.go.id/dinas-ketahanan-pangan.html@detail=neraca-ketersediaan-beras, diakses tanggal 19-2-2023);

(Tabel Produksi Gabah dan Ketersediaan Beras di Bojonegoro tahun 2022. Diolah dari data Dinas KPP Bojonegoro pada laman https://data.bojonegorokab.go.id/dinas-ketahanan-pangan.html@detail=neraca-ketersediaan-beras)

Untuk Kecamatan lain, adalah sebagai berikut;

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *