Bojonegoro PPKM Level 2, Ini Sejumlah Kegiatan yang Dilonggarkan

oleh
Tempat pemberangkatan bus di Terminal Rajekwesi Jalan Veteran Kota Bojonegoro, terlihat masih sepi penumpang. Foto/Rozikin

Bojonegoro, damarinfo.com- Kabupaten Bojonegoro masuk pada level 2, bersama dengan  sejumlah kabupaten lain di Provinsi Jawa Timur, terhitung Senin 6 September 2021. Penurunan PPKM level 2 dari sebelumnya level 4, ada kebijakan pelonggaran beberapa even.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Bojonegoro Tri Guno Sudjono membenarkan bahwa Kabupaten Bojonegoro masuk level 2 “Ya mas, masuk level 2,” katanya Selasa 7-9-2021.

Sedangkan selain Kabupaten Bojonegoro, ada juga Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Tuban, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Sampang, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Pamekasan, Kota Pasuruan, Kabupaten Jember yang masuk level 2.

Rujukannya sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 39 Tahun 2021 tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4,3 dan 2 Corona Virus Disease 2019 Wilayah Jawa –Bali, kegiatan seni, budaya, olahraga dan sosial kemasyarakatan (lokasi seni, budaya, sarana olahraga dan kegiatan sosial yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan) diizinkan buka dengan kapasitas maksimal 50% (lima puluh persen) dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat serta wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi.

Baca Juga :   Usai Cuti Kampanye, Wabup Blora Sidak Penanganan Covid-19

Kegiatan masyarakat lain yang dilonggarkan untuk wilayah pada level 2 adalah transportasi umum. Seperti (kendaraan umum, angkutan masal, taksi (konvensional dan online) dan kendaraan sewa/rental) diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 100 persen) dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Masyarakat juga dapat mengadakan resepsi pernikahan dengan ketentuan undangan maksimal 50 (lima puluh) undangan dan tidak mengadakan makan di tempat. Untuk warung makan/warteg, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya diizinkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat sampai dengan Pukul 21.00 waktu setempat dengan maksimal pengunjung makan 50 persen dari kapasitas dan waktu makan maksimal 60 (enam puluh) menit yang pengaturan teknis diatur oleh Pemerintah Daerah;

Baca Juga :   Pengurus RT/RW Kini Aktif di Penanganan Covid-19

Sementara fasilitias umum termasuk tempat wisata juga diizinkan untuk dibuka dengan kapasitas maksimal 25 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat serta wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro dr. Wheny Diah mengingatkan kepada masyarakat agar tetap waspada jangan lengah, COVID masih ada di sekitar kita. “Tetap prokes ketat di setiap aktifitas khususnya saat interaksi dengan orang lain,” katanya.

Penulis  : Syafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *