Bojonegoro Juara 1 Realisasi Pendapatan Daerah Se Indonesia. Karena Kinerja?

oleh
oleh
(Ibnu Suyuthi saat menerima Penghargaan dari Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri. Tangkapan Layar youtube @Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri)

Bojonegoro,damarinfo.com – Pemerintah Kabupaten mendapatkan penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jendral Bina Keuangan Daerah sebagai Kabupaten dengan Realisasi Pendapatan Daerah tertinggi se Indonesia tahun 2022. Komponen Pendapatan Daerah terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pendapatan Transfer dan Lain-lain pendapatan yang sah.

Data dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bojonegoro seperti tercantum dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Bojonegoro tahun 2022, menyebutkan Realisasi  Pendapatan Daerah Kabupaten Bojonegoro tahun 2022 mengalami penurunan 2,32 persen dibanding tahun 2021, yaitu dari Rp. 5.904.101.073.579,53 pada tahun 2021 menjadi Rp. 5.767.284.724.354,71 pada tahun 2022. Adapun pencapaian realisasi pendapatan daerah pada tahun 2022 mencapai 137,28persen atau sebesar Rp. 5.767.284.724.354,71 dari target yang telah ditetapkan yaitu Rp. 4.200.963.805.566,00.

Dari sisi Pendapatan Asli Daerah yang merupakan tolok ukur kemampuan daerah dalam aktualisasi penyelenggaraan otonomi daerah mengalami penurunan sebesar 15,87persen, dari Tahun 2021 sebesar Rp. 955.640.728.380,39 dan pada Tahun 2022 sebesar Rp. 804.005.013.047,71. Namun, jika ditinjau dari tingkat capaian kinerja, maka realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah Tahun 2022 ini telah mencapai 97,52persen dari target yang ditetapkan.

Dari sisi realisasi dana pendapatan transfer pemerintah pusat pada tahun 2022 mengalami peningkatan 2,66persen dibanding tahun 2021, yaitu dari Rp. 4.578.724.111.629,00 tahun 2021, menjadi Rp 4.700.349.821.884,00 pada tahun 2022. Adapun ditinjau dari tingkat capaian kinerja, penerimaan dana Transfer Pemerintah Pusat tahun 2022 mencapai realisasi 147,38persen dibanding target yang ditetapkan.

Baca Juga :   Mantan Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah Menerima Satya Lencana Karya Bhakti Praja Nugraha. Apa Dasarnya?
(Tabel Realisasi Pendapatan Daerah Tahun 2022. Sumber : LKPJ Bupati Bojonegoro tahun 2022./Tangkapan Layar)

Dari sisi realisasi dana pendapatan transfer antar daerah pada tahun 2022 mengalami penurunan (4,42persen) dibanding tahun 2021, yaitu dari Rp. 205.134.647.411,14 pada tahun 2021, menjadi Rp 196.077.731.504,00 pada tahun 2022. Jika ditinjau dari tingkat capaian kinerja, penerimaan dana Transfer Pemerintah Daerah tahun 2022 telah mencapai realisasi 174,07persen, melebihi target yang ditetapkan

Baca Juga :   Penghargaan Zero Accident untuk PEPC dari Pemerintah Jawa Timur

Dari sisi realisasi Lain Lain Pendapatan Daerah Yang Sah pada tahun 2022 mengalami penurunan 59,39% dibanding tahun 2021, yaitu dari Rp. 164.601.586.159 tahun 2021 menjadi Rp. 66.852.157.919 pada tahun 2022. Realisasinya pada tahun 2022 adalah Rp. 66.852.157.919,00 atau 89,49 persen.

Dari data ini dapat dilihat bahwa capaian kinerja realisasi pendapatan daerah  Pemkab Bojonegoro lebih disebabkan  karena Dana Transfer baik dari Pusat maupun antar daerah, bukan karena kinerja hal ini dapat dilihat dari capaian kinerja dari PAD yang berada di bawah target yakni di angka 97,52 persen.

Penulis: Syafik

Sumber: LKPJ Bupati Bojonegoro tahun 2022

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *