Beroperasi, Ini Dampak Reaktivasi Bandara Ngloram Cepu

oleh
Landasan pacu Bandara Ngloram yang difoto pada November 2019. Menurut rencana landasan pacu tersebut akan didarati pesawat yang mengangkut menteri perhubungan dalam kunjungan kerjanya di Ngloram, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Sabtu 11-1-2020.Foto/dok.Pemkab Blora

Dengan adanya reaktifasi Bandara Ngloram, di Kecamatan Cepu Kabupaten Blora, maka ada beberapa isu pokok / utama. Tentu perlu ada rencana tindak dari Pemerintah Kabupaten Blora :

Di bawah ini ada 16 isu pokok jika Bandara Ngloram akan beroperasi

1. Cepu dan sekitarnya menjadi daerah terbuka,
2. Meningkatnya arus lalu lintas barang dan jasa.
3. Kriminal meningkat (dampak negatif sosial)
4. Meningkatnya tempat hiburan,
5. Kesempatan berusaha meningkat di sektor jasa
6. Transfer payment ke wilayah daerah cepu dan sekitarnya meningkat (dampak positif)
7. Peluang bisnis catering meningkat
8. Peluang bisnis jasa maintenance , perbengkelan tumbuh
9. Jasa laundry , perhotelan dan transportasi darat pengumpan meningkat.
10. Polusi udara dan suara meningkat
11. Jasa penitipan dan pengiriman barang meningkat.
12. Perijinan reklame restribusi pajak daerah meningkat .
13. Lapangan pekerjaan terbuka luas.
14. Penyiapan tenaga kerja skill dan non skill di sektor penerbangan belum ada lembaga pendidikan dan latihan kerja di daerah setempat.
15. Tergerusnya kearifan lokal oleh pengaruh budaya luat.
16. Dampak sosial dari tempat hiburan yang menimbulkankeresahan akibat pejaja sek komersial meningkat.

JOKO ADI SUNARYO, S. Hut

Dari 16 isu pokok tadi tentunya ada usaha-usaha untuk meminimslisasi dampak terutama dampak negatif di antaranya dengan :
1. Menerbitkan peraturan daerah dan pembinaan serta sosialisasi kepada masyarakat sekitar lingkup terdampak.
2. Potensi pengembangan wilayah dengan mempersiapkan sumber daya manusia berupa pelatihan dan memberikan akses permodalan untuk mwnumbuhkemnangkan usaha produktif dari dampak reaktifasi bandara ngloram.
3. Rencana tindak dari dampsk reaktifasi bandara sangatlah diperlukan politik anggaran dari eksekutif daerah untuk mempercepat kesiapan masyarakat cepu dan blora dalam menyongsong era perubahan yang serba cepat dari wilayah tertutup ke wilayah yang terbuka.

Baca Juga :   Mulai Besok, Kereta Api Bima dan Sembrani Beroperasi

Sehingga cita cita mewujudkan Blora Lebih Sejahtera semakin dekat menjadi kenyataan. Amin

Baca Juga :   Beroperasi, KA Argo Bromo Anggrek Surabaya-Jakarta via Bojonegoro

Joko Adi Sunaryo S. Hut

Direktur Eksekutif Lembaga Studi Pembangunan Lingkungan Hidup Bojonegoro / Putra Daerah Doplang Blora

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *