Bantuan Keuangan ke Lamongan, Bupati Bojonegoro :”Sedang Saya Pertimbangkan”

oleh
oleh
(Pj. Bupati Bojonegoro Adriyanto saat memberikan sambutan dalam Media Gathering di Pendopo Malowopati, Rabu 4-10-2023. Foto : Syafik)

Bojonegoro,damarinfo.com – Rencana Pemerintah Kabupaten Bojonegoro memberikan Bantuan Keuangan kepada Pemerintah Kabupaten Lamongan masih belum belum dilaksanakan. Pasalnya hingga saat ini Bupati Bojonegoro Adriyanto masih mempertimbangkan untuk menyerahkan.

Bupati Adriyanto menyampaikan bahwa Bantuan Keuangan ke Lamongan itu bakal digunakan untuk pembangunan jalan dan jembatan. Bupati Adriyanto juga sudah melihat langsung lokasi yang bakal digunakan untuk pembangunan tersebut”

“Sedang saya pertimbangkan” Kata Bupati Adriyanto, Kamis 26-10-2023 di Pendopo Malowopati usai acara Press Conference dan Press Release ALCo Regional Jawa Timur Periode s.d. September 2023.

Seperti diberitakan sebelumnya pemberian bantuan keuangan ke Kabupaten Lamongan sudah masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (ABPD) Perubahan Kabupaten Bojonegoro tahun 2023, sebesar Rp. 29,8 milar tepatnya Rp. 29.827.500.000.

Baca Juga :   Honor Guru Madrasah Swasta di Bojonegoro Rendah, Pemkab Beri Hibah ke Kabupaten Lain

Banyak pihak menyayangkan Bantuan Keuangan tersebut di antaranya;

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Sukur Priyanto menilai  pemberian bantuan kepada kabupaten lain belum perlu. Pasalnya masih banyak aspek-aspek riil di masyarakat Bojonegoro yang lebih membutuhkan. Sukur-panggilannya- mencontohkan aspek tersebut di antaranya adalah pengentasan kemiskinan, stunting, pemberdayaan ekonomi masyarakat Bojonegoro dan masih banyak lagi.

Ketua Bidang Advokasi Hukum dan HAM AKD Bojonegoro Anam Warsito menyampaikan bahwa kebijakan anggaran Pemkab Bojonegoro ini ironis. Pasalnya Pemkab Bojonegoro masih menanggung beban kurang salur Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2022 sebesar Rp. 38 miliar

Baca Juga :   Gubernur Jawa Timur Evaluasi Bantuan Keuangan untuk Kabupaten Lamongan

Ketua Pergunu Bojonegoro Ahmad Suprayitno menyampaikan tidak ada larangan pemberian bantuan keuangan kepada kabupaten lain, namun semestinya Pemkab Bojonegoro melihat kondisi masyarakat Bojonegoro saat ini. Kaji Prayit-panggilannya- menyebutkan salah satunya adalah honor para guru madrasah swasta PAUD,MI. MTs dan MA  di Kabupaten Bojonegoro yang  belum bisa dikatakan layak.

Penulis : Syafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *