Bakal ada Wisata Religi Senilai Rp. 24,9 M di Kecamatan Margomulyo

oleh
oleh
(Peta Kawasan Pariwisata Bojonegoro. Lampiran Perda nomor 4 tahun 2020)

Bojonegoro- Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menyediakan anggara senilai Rp. 24.997.356.495 (hampir Rp 25 miliar) untuk pembangunan wisata religi. Alokasi anggaran tersebut tertuang dalam nota keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2021.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bojonegoro yang juga Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Nurul Azizah mengatakan lokasi pembangunan wisata religi direncanakan di Kecamatan Margomulyo.

“Pembangunan masjid modern yang dipadu dengan taman sebagai wisata religi di kawasan barat,” kata Nurul Azizah

Mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) nomor 4 tahun 2020 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten Bojonegoro tahun 2019 – 2025, Kecamatan Margomulyo masuk dalam Kawasan Strategis Pariwisata Daerah (KSPD) C, bersama dengan Kecamatan Padangan, Ngraho dan Margomulyo.

Di Kecamatan Margo mulyo saat ini daya tarik wisata yang tertera dalam Lampiran Perda yang disingkat dengan Perda Ripparda tersebut, adalah Wisata Kerajinan Kayu Geneng di Desa Geneng, yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat. Berikutnya Wisata Budaya Kampung Budaya Samin yang terletak di Desa Margo mulyo. Berikutnya adalah Agrowisata Jambu Biji merah yang terletak di desa Kalangan. Wisata ini masuk dalam kategori wisata rintisan.

Baca Juga :   Bojonegoro Tuntaskan Jalan Cor Sepanjang 190,7 Km Tahun 2021

Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang terunggah dalam situs ppid.bojonegorokab.go.id menyebutkan bahwa total pengunjung wisata di Bojonegoro pada tahun 2019 sebanyak 714.989 wisatawan, terdiri dari 714.583 wisatawan lokal dan 315 wisatawan mancanegara.

Tempat wisata yang paling banyak dikunjungi pada tahun 2019 adalah Go Fun di Jalan Veteran Bojonegoro dengan jumlah pengunjung 371.111 wisatawan, berikutnya adalah Agrowisata Blimbing di Desa Ngringinrejo Kecamatan Kalitidu sebanyak 109.651 wisatawan. Wana Wisata Dander atau Dander Park menjadi destinasi wisata terbanyak ke tiga yang dikunjungi wisatawan dengan jumlah 66.957 orang.

Baca Juga :   Bojonegoro Lampaui Target Pendapatan di Tahun 2021,Karena Kinerja?

Wisata Khayangan Api juga menjadi salah tempat tujuan wisata masyarakat dengan jumlah kunjungan sebanyak 54.801 wisatawan. Dan tempat wisata di Bojonegoro dengan kunjungan terbanyak kelima adalah Waduk Grobokan di Desa Bendo Kecamatan Kapas dengan jumlah kunjungan37.826 wisatawan.

Sementara itu sumbangan sektor pariwisata untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berasal dari retiribusi tempat wisata pada tahun 2019 sebesar Rp. 1.127.296.000 (Satu miliar lebih) atau 0,2 persen dari Jumlah PAD Kabupaten Bojonegoro yang sebesar Rp. 561.251.499.955,96 (Lima Ratus Enam Puluh Satu miliar lebih )

Penulis : Syafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *