Wabup Nurul Azizah Targetkan Nol Anak Putus Sekolah, 5.610 Anak Jadi Perhatian Pemkab Bojonegoro

oleh 10 Dilihat
oleh
(Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, Foto : bojonegorokab.go.id)

Bojonegoro,damarinfo.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus menggenjot penanganan anak tidak sekolah yang jumlahnya masih mencapai ribuan. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah mengumpulkan calon kepala sekolah untuk membangun komitmen bersama. Penegasan ini disampaikan Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah saat memimpin apel ASN, Rabu 8-4-2026.

5.610 Anak Tidak Sekolah Jadi Target

Nurul Azizah menyebut saat ini terdapat 5.610 anak tidak sekolah di Bojonegoro. Karena itu, Pemkab menyiapkan langkah tegas dengan melibatkan calon kepala sekolah SD dan SMP.

“Ada target yang harus dicapai. Akan ada 214 kepala sekolah definitif. Mereka harus siap berkomitmen. Jika tidak sanggup, lebih baik mundur sejak awal,” tegasnya.

Ia menambahkan, calon kepala sekolah harus siap bertanggung jawab penuh. Bahkan, mereka siap mundur atau didemosi jika tidak mampu memenuhi target.

Peran Orang Tua Jadi Kunci

Selain fokus pada pendidikan formal, Pemkab juga menyoroti peran keluarga. Nurul Azizah menilai orang tua memegang peran penting dalam membentuk karakter anak.

Ia mengingatkan agar orang tua tidak membiarkan anak tanpa pengawasan, terutama di tengah tantangan sosial saat ini.

“Orang tua harus membina anak. Ajarkan hidup sederhana, bekerja keras, dan memahami bahwa mencari uang itu tidak mudah,” ujarnya.

Soroti Gaya Hidup Remaja

Nurul Azizah juga menyoroti gaya hidup remaja yang mulai cenderung konsumtif. Selain itu, penggunaan gawai yang berlebihan dinilai memperburuk kondisi.

Menurutnya, fenomena ini muncul karena kurangnya kontrol dari keluarga.

Karena itu, ia mengajak orang tua, khususnya ibu, untuk lebih aktif mendidik anak. Nilai kemandirian, disiplin, dan tanggung jawab harus ditanamkan sejak dini.

Pendidikan Karakter Jadi Prioritas

Di akhir arahannya, Nurul Azizah menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya soal sekolah, tetapi juga pembentukan karakter.

Ia mengajak seluruh orang tua untuk terus mendampingi anak sekaligus memperkuat nilai-nilai kehidupan.

“Sebagai orang tua, kita punya peran penting membentuk anak menjadi pribadi yang bertanggung jawab,” imbuhnya.

Ia pun menutup dengan mengingatkan bahwa kehidupan penuh tantangan. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk terus berusaha dan berdoa demi masa depan generasi Bojonegoro.

Editor : Syafik

Sumber : bojonegorokab.go.id