Alhamdulilah… Mbah Mo Sudah Jadi Haji

oleh
oleh
Suasana Jamarot pada pagi hari 30 Juni 2023. Foto : Syafik

Mekah, damarinfo.com – Rarusan ribu jamaah haji Indonesia sudah tuntas melaksanakan rukun dan wajib haji, termasuk Mbah Mo.

Kakek dengan nama asli Paemo ini berhak menyandang gelar Haji di depan namanya, H. Paemo.

Untuk kakek dengan usia 71 tahun, seperti Mbah Haji Paemo ini, ibadah haji bukan ibadah yang ringan. Pasalnya ibadah haji bertumpu pada ibadah fisik, yang memerlukan kesehatan fisik yang prima.

Namun semua rukun dan wajib haji tetap dilaksanakan oleh kakek dari Desa Wadang Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro ini.

Dari mulai thowaf dan sa’i pada saat umroh wajib karena melaksanakan haji tamatu’ hingga thowaf ifadhoh dan sa’i sebagai penutup ibadah hajinya.

Baca Juga :   Kabupaten Mana di Jawa Timur yang Paling Banyak Santrinya?. Kita Tidak akan Menduganya.
Mbah Haji Paemo saat di Muzdhalifah, 28 Juni 2023. Foto : Syafik

Cuaca yang sangat terik hingga 46 derajat celcius pada saat wukuf di arofah 9 Dzulhijah/27 Juni 2023, tak mengendurkan semangat Mbah Haji Paemo untuk melaksanakan ibadah.

Bahkan ujian tetberat saat di Muzdhalifah, yang harus berpanas-panas di bawah terik matahari dengan suhu mencapai 42 derajat selama 6 jam, tak menurunkan semangatnya untuk melaksankan rukun islam ke lima ini.

Saat melempar jumroh pun Mbah Haji paemo tak berkenan untuk di wakili, Mbah Haji Paemo berjalan bersama jamaah haji lainnya dari maktab 55 di Mina jadid yang berjarak 4 km hingga jamarot.

“Mboten usah, Tasik sanggup piyambak (tidak usah masih sanggup sendiri),” Kata Mbah Haji Paemo.

Baca Juga :   Hisab Hilal Kemenag Penuhi Kriteria, Hari Raya Idul Fitri Bisa Bareng

Mbah Haji Paemo baru berkenan di wakili pada saat lempar jumroh ke tiga, karena merasa sudah sangat lelah.

Para jamaah yang tergabung pada kloter 87 Surabaya menyepakati untuk nafar awal, maka Mbah Haji Paemo sudah betolak ke hotel Malak Al Raudhah di kawasan Raudah di Mekah, pada tanggal 12 Dzulhijjah/30 Juni 2023.

Setelah beristirahat selama seminggu, tepatnya pada tanggal 8 Juli 2023, Mbah Haji Paemo menyempurnakan rukun dan wajib haji dengan thowaf ifadhoh dan sa’i, maka Mbah Mo berhak menyandang gelar Mbah Haji Paemo.

Penulis : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *