Kuliah Umum Internasional Unigoro Bahas AI, Digital Twins, dan VR untuk Masa Depan Konstruksi

oleh 1 Dilihat
oleh
(Kuliah Umum Internasional Teknik Sipil Unigoro, Hall Suyitno, Selasa 9-6-2026.Foto : unigoro.ac.id)

Bojonegoro,damarinfo.com – Program Studi Teknik Sipil Universitas Bojonegoro (Unigoro) terus memperkuat wawasan global mahasiswa melalui kegiatan akademik bertaraf internasional. Kali ini, Prodi Teknik Sipil menggelar kuliah umum internasional di Hall Suyitno Unigoro, Selasa 9-6-2026, dengan tema pemanfaatan teknologi konstruksi yang terintegrasi dengan Artificial Intelligence (AI), Digital Twins, Virtual Reality (VR), dan Augmented Reality (AR).

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, Assoc. Prof. Dr. Shukor Sanim Mohd Fauzi, dan diikuti ratusan mahasiswa Teknik Sipil Unigoro.

Konstruksi Harus Beradaptasi dengan Teknologi

Kaprodi Teknik Sipil Unigoro, Dr. Hj. Nova Nevila R., ST., MT., menjelaskan bahwa setiap tahapan pekerjaan konstruksi memiliki tingkat risiko yang tinggi. Karena itu, mahasiswa perlu memahami perkembangan teknologi yang mampu membantu mengurangi berbagai potensi risiko di lapangan.

“Dunia konstruksi harus beradaptasi dengan teknologi yang terintegrasi dengan AI, Digital Twins, VR maupun AR. Teknologi tersebut akan menjadi bagian penting dalam proses perencanaan, pengawasan, hingga keselamatan kerja,” ujarnya.

Senada dengan itu, Dekan Fakultas Sains dan Teknik Unigoro, Ir. H. Zainnudin, MT., mengapresiasi inisiatif Prodi Teknik Sipil yang menghadirkan akademisi internasional untuk berbagi pengetahuan kepada mahasiswa.

Menurutnya, perkembangan dunia konstruksi berlangsung sangat cepat sehingga mahasiswa perlu memahami teknologi terkini agar mampu bersaing di dunia kerja.

Unigoro Dorong Mahasiswa Kuasai Teknologi Masa Depan

Sementara itu, Rektor Unigoro, Dr. Tri Astuti Handayani, SH., MM., M.Hum., mengajak mahasiswa memanfaatkan kuliah umum internasional tersebut untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kompetensi.

“Tema yang diangkat sangat relevan dengan kebutuhan industri konstruksi saat ini. Dunia konstruksi sedang bertransformasi dan teknologi menjadi kunci untuk mengurangi berbagai risiko pekerjaan,” terangnya.

Menurut Rektor, penguasaan teknologi digital akan menjadi salah satu kompetensi utama yang dibutuhkan para lulusan Teknik Sipil di masa depan.

Dari Keselamatan Reaktif Menuju Keselamatan Prediktif

Dalam pemaparannya, Dr. Shukor menjelaskan bahwa sektor konstruksi termasuk industri dengan tingkat risiko kecelakaan yang tinggi. Risiko tersebut dapat berupa cedera pekerja, kegagalan alat, hingga kesalahan operasional di lapangan.

Ia membandingkan pendekatan keselamatan tradisional dengan konsep keselamatan prediktif yang kini mulai diterapkan di berbagai negara maju.

“From reactive to predictive safety. Keselamatan prediktif membutuhkan kewaspadaan lingkungan, sistem peringatan dini, pengambilan keputusan berbasis data, hingga intervensi secara real time,” jelasnya.

Menurutnya, teknologi AI, Digital Twins, dan sensor digital memungkinkan perusahaan mendeteksi potensi bahaya sebelum kecelakaan terjadi.

VR Ubah Cara Pelatihan Konstruksi

Shukor juga menyoroti pemanfaatan Virtual Reality (VR) dalam pelatihan keselamatan kerja. Teknologi tersebut memungkinkan pekerja berlatih menghadapi berbagai kondisi berbahaya tanpa risiko nyata.

“VR memberikan simulasi bahaya yang realistis, simulasi keadaan darurat, lingkungan praktik yang aman, serta meningkatkan pemahaman peserta pelatihan secara signifikan,” paparnya.

Ia menambahkan, penggunaan VR menandai perubahan besar dalam metode pelatihan. Jika sebelumnya pelatihan lebih banyak menggunakan metode ceramah pasif, kini peserta dapat belajar melalui pengalaman virtual yang lebih interaktif.

Kuliah umum berlangsung interaktif dengan sesi diskusi antara mahasiswa dan narasumber. Melalui kegiatan ini, Unigoro menunjukkan komitmennya untuk membekali mahasiswa dengan wawasan global dan teknologi terkini agar siap menghadapi tantangan industri konstruksi modern.

Editor : Syafik

Sumber : unigoro.ac.id