Ada Rumah Sakit Lapangan di Tanggap Bencana Bojonegoro

oleh
Sekda Bojonegoro Nurul Azizah dan Kapolres Bojonegoro AKBP Mochamad Budi Hendrawan di acara apel kesiapsiagaan bencana, di halaman gedung Serbaguna Bojonegoro, Senin -1-2020.Foto/Rozikin

Bojonegoro – Kepolisian Resort dan Pemerintah Bojonegoro menggelar kesiapsiagaan bencana di halaman Gedung Serbaguna Jalan Mas Mansyur, Bojonegoro, Senin 6-1-2020. Menyusul terjadinya sejumlah bencana saatnya musim hujan awal Januari 2020 ini.

Menurut Kepala Kepolisian Resort Bojonegoro Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Muchamad Budi Henrawan kegiatan ini untuk mengecek kesiapsiagaan bencana. Yaitu Kabupaten Bojonegoro di awal tahun ini terjadi banjir Sungai Bengawan Solo. Namun di tahun ini ditambah bencana puting beliung.”ini bentuk pengecekan dalam kesiapan pelayanan bencana, ” ujarnya Senin 6-1-2-2020.

Menurut Budi Hendrawan, dalam pengecekan terhadap penanganan bencana disiapkan sejumlah perangkat. Seperti tenda khusus, juga perawatan darurat, tempat bersalin. Untuk pelatihan penanganan bencana, dalam waktu dekat akan melakukan giat pembersihan dranase dan sampah.

Tetapi dari sekian peralatan yang dipamerkan, ada satu fasilitas yang menarik perhatian. Yaitu rumah sakit lapangan, yang ternyata sebuah tenda besar dan panjang yang didalamnya didesain untuk fasilitas kesehatan. Ada dokter, perawat dan alat medis lainnya.”Ya didesain seperti ini,” ujar Kapolres Budi Hendrawan.

Baca Juga :   Ribuan Orang Hadiri Haul KH. Moh. Sholeh dan Masyayikh
Tenta ukuran besar yang didesain seperrti rumah sakit lapangan milik Rumah Sakit Wahyu Tetuko, Bojonegoro, yang dipamerkan di apel kesiapsiagaan di halaman gedung Serbaguna Bojonegoro, Senin 6-1-2020.Foto/Sujatmiko

Dia menambahkan, sebanyak 600 personil dari Polres dan Pemkab Bojonegoro 400 personil disiagakan.”Kita atensi atas sejumlah hal terutama yang membahayakan,” pungkasnya.

Baca Juga :   Tetap Jaga Jarak, Bupati Bojonegoro Lantik 84 Pejabat

Sementara itu, Sekda Bojonegoro Nurul Azizah mengatakan, dari Pemkab Bojonegoro sudah siaga. Karena ada tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan juga Dinas Pemadam Kebakaran, yang bisa terjun sewaktu-waktu jika dibutuhkan.”Kita sudah siapkan,” tegasnya di acara ini.

Di acara itu juga diperagakan sejumlah personel. Di antaranya tim dari BPBD Bojonegoro, saat terjadi bencana. Misalnya gergaji mesin yang dibutuhkan saat terjadi pohon roboh di tengah jalan. Atau juga peralatan saat banjir datang. Seperi perahu karet, tenda darurat dan lainnya.
Penulis : Rozikin

Editor  :  Sujatmiko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *