35 Persen Penduduk Miskin di Bojonegoro adalah Petani

oleh
oleh
(Ilustrasi Kemiskinan)

Bojonegoro, damarinfo.com- Petani masih menjadi bagian terbesar dari penduduk miskin di Bojonegoro, Kabupaten dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) terbesar ke dua di Jawa Timur.

Dalam Buku “Data dan Informasi Kemiskinan Kabupaten/Kota Tahun 2023 yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia” jumlah penduduk miskin di Bojonegoro pada tahun 2023 adalah 153.250 jiwa. Terjadi penurunan jumlah penduduk miskin sebanyak 150 jiwa dari tahun 2022, yang berjumlah 153.400 jiwa.

Baca Juga :   Kapan Penurunan Kemiskinan Paling Banyak di Bojonegoro? Ternyata Sudah Lama Banget...

Dari jumlah tersebut persentase penduduk miskin yang bekerja di Sektor Pertanian adalah 35,26 persen. Persentase ini lebih rendah dibandingkan tahun 2022 dengan persentase sebesar 41,37 persen.

Sementara persentase penduduk miskin yang bekerja di sektor non pertanian juga mengalami penurunan, pada tahun 2022 persentasenya sebesar 20,02 persen, pada tahun 2023 menjadi 19,92 persen.

Dari data yang tercantum dalam buku yang diterbitkan dengan nomor katalog 3205014, juga menyebutkan persentase Penduduk Miskin yang tidak bekerja mengalami kenaikan dari tahun 2022, dari 38,61 persen menjadi 44,81 persen pada tahun 2023, terdapat kenaikan sebesar 6,2 persen.

Baca Juga :   Harga Mahal, Camat Ngraho Imbau Petaninya Tanam Cabai

Untuk Persentase Pengeluaran perkapita penduduk miskin untuk makanan di Bojonegoro mengalami penurunan, pada tahun 2022 pengeluaran perkapitanya adalah 64,36 persen menjadi 62,66 persen pada tahun 2023.

(Tabel 10 Kabupaten/kota di Jawa Timur dengan Angka Kemiskinan Tertinggi tahun 2023. Data diolah dari jatim.bps.go.id)

Penulis : Syafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *