10 Ulama Indonesia  yang Menginspirasi Sejak Zaman Belanda Hingga Sekarang.

oleh
(Ilustrasi. opop.jatimprov.go.id)

Damarinfo.com – Peran ulama di Indonesia hampir tidak dapat dipisahkan dari perkembangan bangsa Indonesia. Pengaruh dari ulama pun sangat besar terhadap perkembangan sosial, politik, kebudayaan dan agama di Indonesia.

Berikut deretan para ulama yang mempunyai pengaruh sangat besar terhadap perkembangan di Indonesia.

1.KH Syaikhona R Muhammad Kholil

Kyai kharismatik dan guru dari para kyai di Indonesia. Ulama yang sering dipanggil Mbah Kholil ini berasal dari Bangkalan Madura. Mbah Kholil merupakan tokoh yang mendidik para kyai besar seperti pendiri NU KH Hasyim Asy’ari, pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan, KH Mas Mansyur, KH Wahab Hasbullah dan KH Bisri Musthofa.

2.KH Hasyim Asy’ari

Pendiri Nahdlatul Ulama (NU) ini merupakan ulama yang pernah berjuang melawan penjajah saat pendudukan Belanda dan Jepang di Indonesia serta pemimpin pesantren Tebuireng Jombang, Jawa Timur. Mbah Hasyim pernah menimba ilmu di Mekkah kepada Syaikh Ahmad Khatib Al-Minagkabaui.

3.KH Ahmad Dahlan

Pendiri pergerakan organisasi Muhammadiyah ini juga dikenal ikut berjuang saat perlawanan melawan penjajah. Pada saat pendudukan Jepang, Ahmad Dahlan mempelopori masyarakat Indonesia untuk dapat menentukan nasibnya sendiri dari kekangan penjajah. Ahmad Dahlan juga dianggap sebagai pelopor kesetaraan derajat di antara pria dan wanita pada saat itu.

4.KH Mas Mansyur

Salah satu ulama yang berasal dari Surabaya dan pernah menjabat sebagai Ketua Umum Muhammadiyah pada kongres Muhammadiyah ke-26. Mas Mansyur menjadi salah satu tokoh pergerakan kemerdekaan Indonesia dan seorang pahlawan Nasional.

Baca Juga :   Muktamar yang Mencerahkan

Mansyur menamatkan pendidikannya di Al-Azhar Mesir hingga kemudian ia pun menjadi salah satu pengurus besar organisasi Sarekat Islam. Dalam masa kemerdekaan Indonesia, Mas Mansyur terkenal sebagai salah satu anggota dari empat serangkai yaitu Ki Hajar Dewantara, Soekarno, Muhammad Hatta dan Mas Mansyur.

5.KH A Wahab Hasbullah

Wahab Hasbullah merupakan seorang ulama dengan pemikiran sangat terbuka dan modern pada zamannya. Wahab merupakan salah satu pendiri dasar-dasar kepemimpinan dalam organisasi NU.

Ia ikut mencetuskan dua badan Syuriah dan Tanfidziyah yang mengintegrasikan kalangan muda dan kalangan tua di NU. Oleh Presiden Joko Widodo, KH Wahab Hasbullah juga sudah ditetapkan sebagai salah satu pahlawan Nasional.

6.Buya Hamka

Ulama revolusioner ini merupakan ulama yang sangat terkenal melalui beberapa karya besar di bidang keagamaan. Karya-karya tersebut bukan hanya menyangkut persoalan agama saja akan tetapi terbentang luas dalam sejumlah bidang, termasuk sastra dan masalah sosial politik.

Buya Hamka bernama lengkap Haji Abdul Malik Karim Amrullah. Hamka adalah singkatan dari namanya, sedangkan Buya adalah panggilan kehormatan untuk seorang yang berilmu dan dituakan. Salah satu novel yang paling fenomenal adalah berjudul Tenggelamnya Kapal Van der Wijck.

7.KH. Maemun Zubair

KH Maimun Zubair (Mbah Moen) dikenal sebagai kiai atau ulama kharismatik dari indonesia. Selain menjadi seorang ulama, beliau juga dikenal sebagai seorang politikus

Pada tahun 1965, Mbah Moen mendirikan Pesantren al-Anwar. Pesantren inilah kemudian menjadi rujukan para orang tua, untuk memondokan anaknya untuk belajar kitab kuning dan turats. Sehingga akhirnya, masyarakat Sarang mengenal KH. Maimoen Zubair sebagai sosok ulama yang kharismatik.

Baca Juga :   Hizbul Wathan Jawa Timur Gelar Ceria Pandu Athfal di Bojonegoro

8.KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur)

Gus Dur adalah sosok kyai yang pernah menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia ke-4, mantan Ketua Umum NU dan cucu dari pendiri NU KH Hasyim Asy’ari. Meski semasa hidupnya dikenal kontroversial namun Gus Dur menjadi salah satu tokoh dari kalangan Islam yang bisa diterima semua kalangan agama di Indonesia.

9.KH Idham Cholid

Ulama tersohor yang pernah memimpin NU selama 32 tahun ini termasuk sebagai salah satu ulama berpengaruh di Indonesia. Selain pernah menjabat sebagai Ketua Umum NU (1952-1984) Idham Cholid juga pernah menjabat sebagai ketua MPR dan DPR. Di pemerintahan dirinya pernah menjabat sebagai wakil Perdana Menteri pada kabinet Ali Sastroamidjojo II dan Kabinet Ampera di masa Orde Lama.

10.KH Imam Zarkasyi

Siapakah yang tidak mengenal Pondok Modern Gontor? Gontor adalah salah satu pionir lembaga pendidikan Islam di Indonesia dimana sistem pendidikannya banyak dicontoh oleh berbagai pondok pesantren di Tanah air yang mengembangkan sistem pendidikan di Ponpes Gontor yang banyak mencetak alumninya menjadi para pemuka agama, politisi dan para pakar di Indonesia.

Itu tadi 10 Ulama Indonesia yang menginspirasi dan telah membawa pengaruh besar untuk Indonesia. Semoga kita dapat meneladaninya

Editor : Syafik

Sumber : OPOP .jatimprov.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *